Clubhouse Luncurkan Fitur “Payment” Agar Kreator Bisa Dapat Uang

BRAZIL - 2021/02/10: In this photo illustration, the Clubhouse app seen displayed on a smartphone screen. (Photo Illustration by Rafael Henrique/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)

Clubhouse akhirnya resmi menghadirkan fitur anyar “Payment.” Melalui fitur tersebut, kreator akan bisa memperoleh bayaran.

Clubhouse, aplikasi audio sosial berusia satu tahun yang bernilai $1 miliar, kini bakal memungkinkan penggunanya untuk mengirim uang ke kreator favorit mereka (atau si pembicara di ruang audio).

Melalui postingan blog-nya, Clubhouse mengumumkan sebuah fitur monetisasi baru bernama “Clubhouse Payment.” Ini adalah fitur pertama Clubhouse yang memungkinkan kreator dibayar langsung oleh Clubhouse.

Cara Kerja Fitur Clubhouse Payment

Dilansir dari TechCrunch, Paul Davison, salah satu pendiri Clubhouse, menyebutkan bahwa Clubhouse ingin fokus pada monetisasi langsung ke pada kreator, bukannya lewat iklan.

Lalu bagaimana cara kerja fitur Payment? Begini cara kerjanya: Seorang pengguna dapat mengirim pembayaran di Clubhouse dengan membuka profil kreator yang ingin mereka berikan uang.

Kalau kreator mengaktifkan fitur Payment, maka pengguna akan bisa mengetuk tombol “Send Money” dan memasukkan nominalnya.

100% pembayaran akan masuk ke kreator. Orang yang mengirim uang juga akan dikenai biaya pemrosesan mini card, yang akan langsung masuk ke mitra pemrosesan pembayaran kami. Clubhouse tidak akan mengambil apa-apa,” tulis postingan Clubhouse.

CEO Clubhouse, Stripe Patrick Collison, juga men-tweet tentang fitur Payment. Stripe berkata, “Sangat menyenangkan melihat platform sosial baru fokus pada pendapatan peserta daripada monetisasi/iklan yang diinternalisasi.

Yah, sebagai pelopor media sosial berbasis ruang audio, Clubhouse memang perlu mempertahankan kreatornya dan bahkan menarik minat kreator lain agar bergabung ke platform-nya.

Sebab kini semakin banyak media sosial dan aplikasi lain yang meniru Clubhouse. Katakanlah seperti Twitter, Instagram, Spotify, LinkedIn, Discord dll. Kalau Clubhouse tidak bisa menghadirkan fitur anyar yang lebih menarik (juga mempercepat ketersediaan aplikasinya), bukan tak mungkin jika kreatornya akan hijrah ke platform lain.

Nah, dengan memberi bayaran kepada kreator, strategi tersebut akan membuat mereka tetap loyal. Dengan begitu, kreator Clubhouse akan semakin bersemangat dan berpikir ulang untuk meninggalkan platform tersebut.

Sementara itu, fitur Payment untuk sementara ini baru dihadirkan ke ‘grup kecil.’ Tapi tidak jelas siapa yang ada di dalam grup tersebut. Nantinya, fitur ini akan diluncurkan ke pengguna lain secara bertahap.

%d blogger menyukai ini: