Twitter Hentikan Rencana Hapus Akun yang Sudah Tidak Aktif

Baru-baru ini, Twitter berencana untuk hapus akun yang sudah tidak aktif. Namun rencana itu terpaksa dihentikan sementara karena suatu hal.

Twitter telah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Semenjak kehadirannya sampai sekarang, pengguna Twitter terus bertambah.

Meski begitu, ada pula pengguna yang memutuskan untuk meninggalkan Twitter. Entah karena sudah enggan menggunakan Twitter, meninggal dunia, atau alasan lainnya.

Karena hal di atas, saat ini ada banyak akun Twitter terbengkalai alias tidak aktif. Untuk menanggulanginya, Twitter berencana untuk menghapus akun yang sudah tidak aktif.

Namun karena beberapa alasan, akhirnya rencana tersebut terpaksa dihentikan sementara. Lalu seperti apa kronologi kejadiannya? Simak penjelasannya berikut ini.

Sumber Gambar : Forbes

Rencana Twitter Hapus Akun Tidak Aktif

Twitter baru-baru ini mengirimkan email kepada pemilik akun yang tidak aktif. Email tersebut berisi peringatan agar pengguna login ke Twitter maksimal sampai tanggal 11 Desember 2019.

Jika pengguna tidak login sampai tanggal itu, maka akun mereka akan dihapus. Peringatan ini berlaku untuk akun apa pun yang tidak login selama lebih dari enam bulan.

Setelah akun dihapus, nama akun yang tidak aktif akan bisa digunakan pengguna Twitter lainnya. Lalu apa tujuan Twitter menghapus akun-akun yang sudah tidak aktif?

Twitter mengungkapkan kalau mereka ingin memperbaiki layanan publik. Ungkapan tersebut Twitter sampaikan via email ke The Verge.

Twitter ingin membersihkan akun nonaktif untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan kredibel. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk mendorong orang agar lebih aktif di Twitter.

Alasan Rencana Dihentikan

Jika dipikir-pikir, proses penghapusan akun tentu tidak bisa dilakukan secara serentak. Mengingat pengguna Twitter di dunia tidak sedikit.

Mungkin jika penghapusan benar-benar ada, maka itu akan dilakukan secara berkala. Twitter mungkin akan butuh waktu berbulan-bulan untuk menghapus seluruh akun nonaktif.

Di sisi lain, penghapusan akun memberi dampak ke banyak pengguna. Tidak hanya akun orang yang sudah meninggal, namun juga untuk akun orang yang memang tidak mau memakai Twitter lagi.

Rencana penghapusan akun sebenarnya membuat banyak pengguna bingung. Pengguna merasa bingung tentang cara mengenang akun orang yang sudah meninggal.

Sementara itu, Twitter belum memikirkan cara untuk mengenang akun orang yang sudah meninggal. Untuk mengatasi kebingungan, Twitter membuat klarifikasi pada 27 November 2019.

Dalam klarifikasi tersebut, Twitter mengungkapkan bahwa mereka tidak jadi menghapus akun apa pun. Hal ini dilakukan sampai Twitter punya cara untuk mengenang akun orang yang sudah meninggal.

Hm, mungkin Twitter kedepan bisa membuat fitur seperti halaman penghormatan di Facebook. Sebelumnya, Facebook telah membuat halaman penghormatan untuk pengguna yang sudah meninggal.

Di halaman itu, pengguna bisa memberikan penghormatan terakhir ke pemilik akun. Mereka juga bisa berbagi postingan untuk mengenang orang tersebut. Nah, mungkin fitur ini bisa ditiru Twitter nantinya.