Twitter Uji Coba Fitur Pesan Suara di Beberapa Negara

Twitter saat ini tengah menguji coba fitur pesan suara di DM. Untuk sementara ini, fitur tersebut baru diluncurkan di beberapa negara.

Keberadaan fitur voice messages atau pesan suara sangat penting, tidak hanya untuk aplikasi chat namun di media sosial. Fitur ini sangat berguna buat pengguna yang sibuk dan tidak bisa mengetik pesan.

WhatsApp adalah platform yang telah lama memiliki fitur ini. Sekarang, giliran Twitter yang sedang menguji coba fitur pesan suara dalam DM.

Uji Coba Fitur Pesan Suara Twitter

Dikutip dari XDA-Developers, pengguna bisa merekam dan mengirim pesan suara dalam DM. Pengujian telah dilakukan di beberapa negara seperti India, Brasil dan Jepang. Lalu bagaimana cara kerjanya?

Seperti yang kalian lihat pada cuitan di atas, fitur ini memungkinkan kalian merekam klip suara, dengan mengetuk tombol ‘suara’ di sebelah kolom teks.

Ketika kalian mengetuk tombol tersebut, akan muncul animasi pendek yang mengganti bidang teks dengan bilah baru. Itu artinya, Twitter sedang merekam audio.

Oya, fitur ini hanya bisa merekam suara selama 140 detik (berbeda dengan WhatsApp yang bisa merekam suara sepuasnya). Bilah pesan suara juga akan menunjukkan waktu yang tersisa, setiap kali kalian merekam suara.

Setelah selesai merekam suara, kalian bisa mengetuk tombol berhenti (berwarna merah) di samping bilah perekam. Selanjutnya, tombol berhenti akan berubah menjadi “Play audio.” Seperti namanya, tombol ini digunakan untuk memutar audio sebelum kalian mengirimnya.

Jika menurut kalian ada yang salah dengan pesan suara tadi, kalian juga bisa mengetuk tombol “Cancel” untuk menghapus rekaman tadi.

Fitur ini memiliki cara kerja yang sama pada aplikasi Android dan iOS. Namun khusus pengguna iOS, kalian bisa menekan dan menahan tombol suara untuk merekam, kemudian swap ke atas bilah perekam untuk mengirim pesan suara.

Seperti yang saya jelaskan tadi, fitur ini hanya tersedia untuk beberapa pengguna di India, Brasil dan Jepang. Meski begitu, Twitter mengkonfirmasi jika fitur ini akan diluncurkan ke negara lain secara bertahap.

Fitur ini juga hanya akan diluncurkan ke Twitter versi Android dan iOS. Pengguna desktop tidak bisa mengirim rekaman suara, namun mereka bisa mendengarkan rekaman yang masuk.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Twitter menguji coba fitur berbasis suara. Sebelumnya pada Juni tahun lalu, Twitter merilis fitur cuitan berbasis audio untuk aplikasi versi iOS.

%d blogger menyukai ini: