Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Xiaomi Bebas Dari Daftar Hitam Pemerintah Amerika Serikat

Anom Penulis

Xiaomi mengumumkan kalau pengadilan Amerika Serikat membebaskan mereka dari daftar hitam atas tuduhan “Perusahaan Militer Komunis Cina.”

Pada bulan Januari 2021, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan nama-nama perusahaan yang masuk ke daftar hitam Departemen Pertahanan. Salah satu dari perusahaan itu adalah Xiaomi.

Sebagai akibatnya, berbagai perusahaan yang menanamkan modal di Xiaomi harus melepas saham mereka. Ini berbeda dengan kasus Huawei yang masuk ke daftar hitam Departemen Perdagangan yang mencekal semua transaksi dengan perusahaan asal Cina itu.

Xiaomi mempublikasikan keputusan pengadilan itu melalui situs resmi. Mereka mencantumkan surat pernyataan yang menyebutkan kalau Pengadilan Distrik Columbia membebaskan Xiaomi dari kecurigaan sebagai “Perusahaan Militer Komunis Cina” dan mengangkat larangan penanaman modal pada mereka. Singkat kata, Xiaomi keluar dari daftar hitam Amerika.

pernyataan xiaomi untuk bebas dari daftar hitam amerika
gambar: Xiaomi

Sementara itu, di saat keputusan yang melegakan Xiaomi ini keluar, badan regulasi di Amerika mendaftarkan Huawei dan ZTE (lagi) sebagai ancaman keamanan nasional. Hal ini mengindikasikan kalau sikap Amerika terhadap Huawei nampaknya tidak berubah.

Sebelum ini, CEO Huawei Ren Zhengfei meminta pemerintahan Biden untuk membatalkan keputusan daftar hitam yang diberlakukan pemerintahan Trump sebelumnya. Sampai saat ini, Huawei sudah cukup “babak belur” akibat keputusan itu. Termasuk menjual bisnis smartphone Honor.

Bebasnya Xiaomi dari daftar hitam pemerintah Amerika tentu menjadi angin segar bagi mereka. Terutama ketika Xiaomi sedang gencar melebarkan sayap. Mereka bahkan sempat mengalahkan Apple di pangsa smartphone dunia (kini Apple kembali jadi jawara).