Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Begini Penampilan Ponsel ZTE Axon Dengan Kamera Selfie Di Balik Layar

Anom Penulis

Sudah siap untuk lompatan teknologi berikutnya? Inilah gambar bocoran smartphone ZTE yang punya kamera selfie di balik layar. Tanpa lubang dan tanpa notch. Jadi layarnya utuh.

Menghadirkan layar sepenuhnya di smartphone adalah salah satu obsesi berbagai perusahaan. Usaha untuk menghadirkannya sudah meliputi banyak hal. Mulai dari memakai notch (yang mempopulerkan istilah poni), kamera pop-up, dan lubang kamera.

popculture.id

Percobaan selanjutnya adalah meletakkan kamera depan di balik layar alias di bawah layar, tanpa lubang. Jadi layar tetap utuh tanpa gangguan visual apapun. Sebelum ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengembangkannya. Seperti Huawei, OPPO, dan Xiaomi.

ZTE pun mengembangkan teknologi serupa. Sebuah bocoran menunjukkan gambar smartphone ZTE Axon dengan kamera di balik layar itu.

Bocoran ini dihadirkan oleh situs Tweakers asal Belanda dan pengguna Weibo bernama Fei. Dari gambar ini bisa kamu lihat kalau bagian layarnya memang polos tanpa lubang kamera. Penampilannya memang terlihat lebih bersih dan mungkin seperti imajinasi kita untuk smartphone ideal.

bocoran gambar ponsel zte dengan kamera selfie di balik layar

Sementara di bagian belakang, terlihat modul dengan empat kamera ditambah dengan lampu kilat. Di bagian bawah bodi belakang kita bisa melihat tulisan AXON. Yah, desain belakang masih mirip dengan smartphone lain saat ini.

Selain gambar di atas, ada pula gambar lain. Gambar ini menunjukkan teaser ponsel ZTE ini yang sedikit mengejek pendekatan kamera selfie terdahulu (lubang kamera dan pop-up).

bocoran gambar ponsel zte dengan kamera selfie di balik layar

Namun tentu saja, kita belum tahu apakah sistem kamera di balik layar ponsel ZTE ini memang bekerja dengan baik. Kita juga belum tahu apakah hasil kamera selfie itu bagus atau tidak.

Engadget yang pernah mencoba prototipe OPPO mengatakan “masih bisa dikembangkan lagi untuk kejernihan gambar dan akurasi warna.” Entah apakah sudah ada perkembangan baru di teknologi ini. Kelihatannya, teknologi ini masih butuh waktu cukup lama untuk diadaptasi secara umum, seperti yang pernah terjadi di sensor sidik jari di layar.

    %d blogger menyukai ini: