Aplikasi TikTok Seller Mungkinkan Kamu Mengatur Toko Online Lewat HP

Indri Penulis

TikTok meluncurkan aplikasi baru “TikTok Seller” di Indonesia. Aplikasi ini memungkinkan penjual mengatur barang jualan mereka lewat HP.

Sudah bukan rahasia lagi kalau saat ini dunia e-commerce tengah mengalami peningkatan yang sangat pesat. Peluang ini lantas tak dibiarkan begitu saja oleh perusahaan pembuat media sosial.

Contohnya bisa kamu lihat pada Instagram lewat fitur Instagram Shop, dan juga Facebook dengan fitur e-commerce mereka yang bernama Facebook Shop.

TikTok yang kini notabene telah menjadi salah satu media sosial terbesar di dunia juga nggak mau ketinggalan. Mereka baru-baru ini meluncurkan fitur TikTok Shopping buat pengguna Indonesia. Fitur tersebut memungkinkan pengguna bisa membeli produk sekaligus melakukan transaksi langsung dari aplikasi TikTok.

Belum puas dengan fitur TikTok Shopping, TikTok sekarang meluncurkan aplikasi “TikTok Seller” di Indonesia. Lantas, apa itu TikTok Seller?

Tentang Aplikasi TikTok Seller

TikTok Seller adalah aplikasi yang ditujukan khusus buat penjual TikTok. Dengan aplikasi ini, kamu dapat mengelola toko online-mu seperti mendaftarkan diri sebagai penjual, mengelola etalase toko, menangani pesanan, hingga menganalisis perkembangan bisnis lewat smartphone.

Tampilan TikTok Seller

TikTok Seller juga bisa kamu pakai untuk mempromosikan/mengiklankan produkmu. Kamu juga bisa terlibat dalam layanan pelanggan, sampai mengakses materi jualan yang disediakan oleh TikTok.

Kalau sebelumnya sudah sering menggunakan fitur TikTok Shopping, kamu pasti nggak bakal kesulitan pakai aplikasi ini. Pasalnya aplikasi tersebut memang memanfaatkan berbagai fitur TikTok Shopping.

Di sisi lain, TikTok Seller sebenarnya telah tersedia untuk perangkat Android sejak bulan lalu. Namun peluncuran untuk perangkat iOS baru dilakukan tanggal 3 Desember lalu.

Indonesia Sebagai Negara Percontohan

By the way, kamu pasti penasaran deh, kok aplikasi ini cuma diluncurkan di Indonesia? Aplikasi ini khusus buat masyarakat Indonesia saja? Hahaha, bukan. TikTok memang sengaja menjadikan Indonesia sebagai kelinci percobaan mereka dalam mengembangkan fitur e-commerce.

Alasannya karena TikTok menganggap Indonesia sebagai negara dengan aktivitas e-commerce tertinggi saat ini, dan cocok dijadikan negara percontohan fitur e-commerce mereka.

Selain itu, aktivitas pemakaian internet via ponsel di Indonesia juga sangat tinggi. Menurut data dari Statista, pada tahun 2020 sekitar 64% populasi orang Indonesia mengakses internet dari ponsel mereka. Angka tersebut diprediksi bakal melonjak jadi 81% pada tahun 2026.

Belum lagi saat ada HARBOLNAS atau event-event bulanan e-commerce, antusiasme masyarakat Indonesia untuk belanja online juga sangat tinggi. Jadi nggak heran kan kalau TikTok menjadikan Indonesia sebagai negara percontohan.

Ya, kalau soal fitur e-commerce, Indonesia memang seperti dijadikan anak emas oleh TikTok. Awal tahun ini, misalnya, TikTok meluncurkan situs web “Seller University” yang ditujukan khusus buat pengguna Indonesia. Situs tersebut akan membantu brand mengiklankan produk mereka di video, dan membantu penjual menjual produk ke TikTok.

Masuk ke pertengahan tahun 2021, TikTok secara resmi memperkenalkan rangkaian fitur TikTok Shopping. Fitur ini memungkinkan pedagang menambahkan tab “Shop” ke profil TikTok mereka, dan menyinkronkan katalog produk untuk membuat etalase mini di aplikasi. Sedangkan pembeli, mereka bisa belanja dan bertransaksi langsung dari aplikasi TikTok.

Kemudian lanjut di bulan Desember ini, akhirnya kita ketemu dengan aplikasi TikTok Seller. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan penjual di TikTok makin gampang dalam mengelola toko online mereka.

    %d blogger menyukai ini: