Bokeh Sebagai Efek Foto Di Kamera

foto efek bokeh
Foto: Warren Wong

Kita sering mendengar istilah bokeh. Kalau tidak saat membicarakan foto, ya saat membaca review handphone. Tapi apa arti bokeh sebenarnya?

Asal Kata Bokeh Dari Jepang

Istilah bokeh ternyata berasal dari Jepang. Kata asalnya adalah boke yang berarti kabur. Selain itu ada juga istilah boke-aji yang berarti rasa (kesan) kabur.

Istilah ini menjadi populer di tahun 1997 melalui majalah Photo Techniques. Editornya saat itu, Mike Johnson, mengubah kata boke menjadi bokeh agar mudah diucapkan oleh lidah barat. Akhirnya istilah ini menjadi standar sampai kini.

Secara Teknis

Bokeh merujuk pada tampilan kabur di foto pada bagian yang tidak fokus. Biasanya di latar belakang. Perbedaan antara obyek yang tajam dengan latar belakang yang kabur ini memberikan efek dramatis (kami pernah membahas tips soal ini).

Secara teknis, hal ini merupakan salah satu karakteristik dari ruang tajam (Depth of Field/DoF) sempit. DoF sempit akan muncul dengan bukaan besar. Sekitar f/4.0, f/2.0, f1.8, dst.

simulasi perbandingan bukaan lensa

Selain itu, efek ini juga berhubungan dengan jenis lensa. Karena hasilnya juga berhubungan dengan jarak fokus. Misalnya lensa makro, telefoto atau anamorphic.

Hubungannya dengan lensa atau teknik fotografi lain mungkin relatif biasa ketika kita bicara kamera DSLR. Topik ini menjadi jauh jadi lebih menarik ketika kita bicara kamera smartphone.

Bokeh di Smartphone

Saat ini smartphone sudah menggantikan fungsi kamera saku jaman dulu. Dengan smartphone, tiap orang bisa memotret. Tapi di awal tumbuh kembangnya, hasil foto tetap tidak memiliki keindahan seperti kamera DSLR. Sampai ketika kamera ganda hadir.

Awalnya, kamera ganda di smartphone berfungsi untuk meningkatkan ketajaman foto. Namun kemudian berkembang untuk menghasilkan efek bokeh yang lebih baik. Misalnya Apple dengan iPhone 7 Plus yang memperkenalkan istilah Portrait Mode untuk pertama kali. Ada juga Vivo yang tidak kalah dengan memperkenalkan kamera ganda sebagai kamera depan.

Portrait Mode Samsung Galaxy Note8

Tapi bukan hanya dari sisi perangkat keras saja yang berkembang. Dari sisi perangkat lunak pun begitu. Google mengembangkan aplikasi kamera untuk handphone Pixel yang bisa membuat foto bokeh hanya dengan kamera tunggal (di samping foto HDR+ keren).

Di samping itu masih ada aksesoris lensa kamera handphone. Misalnya Moment yang mengembangkan lensa anamorphic di edisi Filmmaker-nya.

Sudah Mudah Dilakukan

Saat ini, seiring semakin banyaknya kamera ganda di handphone, membuat Portrait Mode semakin mudah. Tidak perlu lagu pengetahuan soal teknis fotografi dengan istilah rumit. Tinggal buka aplikasi kamera handphone, pilih mode, atur setelan, dan memotret.

Kamu pun bisa bermain-main dengan efek bokeh. Entah foto dengan latar belakang lampu warna warni yang kabur atau foto selfie dramatis. Jadi, selamat bereksperimen.

Ada komentar?