Inilah Beberapa Film Korea yang Diambil dari Kisah Nyata

Film dari Korea memang ada banyak, namun mayoritas bersifat fiktif. Berikut ini film Korea yang diangkat dari kisah nyata.

Apakah kalian pernah menonton film Korea yang diangkat dari kisah nyata? Jika belum, mungkin kalian harus coba menontonnya.

Film memiliki banyak unsur yang bisa membuatnya jadi menarik. Namun jika alur cerita diambil dari kisah nyata, tentu film tersebut menjadi semakin mengesankan.

Nah, kali ini saya akan rekomendasikan beberapa film Korea yang diangkat dari kisah nyata. Simak daftarnya di bawah ini:

Birthday (2019)

Ketika kalian menonton film ini, saya sarankan untuk menyediakan tisu. Sebab film ini banyak mengaduk perasaan penonton.

Film Birthday mengambil cerita dari tragedi Kapal Sewol di tahun 2014. Tragedi yang sempat booming ini menewaskan ratusan pelajar yang ingin berwisata ke pulau Jeju.

Sebenarnya yang membuat adegan jadi traumatis bukan karena banyaknya korban tewas. Tapi film ini menampilkan banyak kejanggalan di balik tragedi itu.

Kejanggalan pertama adalah mengenai lokasi kecelakaan. Kedua adalah sikap awak kapal yang kurang aktif untuk menolong para penumpang.

Kejanggalan ketiga adalah keterlambatan petinggi negara dalam menangani kasus ini. Selain itu masih ada berbagai kejanggalan lain yang akan membuat kalian bertanya-tanya.

Saya paling merekomendasikan film ini untuk kalian. Sebab jika kalian penasaran dengan tragedi Kapal Sewol, maka film ini akan menguak peristiwa di balik itu semua.

A Taxi Driver (2017)

Dalam film ini, kalian akan melihat seorang supir taksi yang tidak hanya menyetir. Namun supir taksi tersebut juga bekerja sebagai saksi dalam sebuah peristiwa.

Film A Taxi Driver mengambil latar Korea tahun 80-an. Film action ini menceritakan diktator militer Gwangju pada waktu itu.

Saat itu, ada ratusan orang terbunuh karena berdemonstrasi menentang pemerintahan. Kebetulan ada supir taksi yang bernama Song Kang-ho.

Kang-ho menjadi pengantor seorang wartawan Jerman yang ingin meliput kejadian itu. Mulai dari kejadian itulah Kang-ho menjadi saksi mata atas pembantaian yang terjadi.

Children (2011)

Apa kalian gemar membaca berbagai berita Korea? Jika iya, mungkin kalian pernah membaca berita tentang kasus anak kodok.

Kasus tersebut adalah menghilangnya anak di Bukit Waryon tahun 1991. Ada lima anak pergi ke gunung untuk menangkap salamander (kemudian diplesetkan menjadi kodok).

Semenjak pergi ke gunung, kelima anak itu tidak pernah kembali. Saat itu banyak pihak seperti polisi dan masyarakat mencari, namun sama sekali tidak ada hasil.

Menariknya, pada tahun 2002 jasad kelima anak itu ditemukan. Rupanya jasad mereka terkubur di samping pohon Eek dekat gunung.

Tentunya hal ini membuat heboh banyak orang. Mengingat dulu polisi sampai turun tangan untuk mencari anak-anak itu di gunung.

Silenced (2011)

Pelecehan seksual memang dapat mengintai siapa dan dimana saja. Bahkan di negara maju dengan teknologi canggih juga bisa terjadi pelecehan seksual.

Silenced menceritakan tentang pelecehan seksual yang terjadi di sebuah sekolah tuna rungu. Kondisi para murid itu dimanfaatkan guru untuk melampiaskan nafsu mereka.

Perilisan film ini sebenarnya menimbulkan banyak pro dan kontra. Salah satunya, timbulnya amarah masyarakat Korea karena para pelaku hanya diberi hukuman ringan.