15 Film Action Terbaik Sepanjang Masa

definisi film action terbaik

Film action atau film laga menjadi salah satu pilihan ketika kita butuh hiburan seru. Kita bisa menikmati adegan menegangkan dan special effect keren di sana. Selain itu, kita juga tidak perlu berpikir terlalu berat saat menonton film-film tersebut.

Walau genre ini sering dianggap remeh, ada banyak film action menjadi legenda perfilman. Karena itu, kali ini saya mau membahas film action terbaik sepanjang masa.

Seperti yang pernah saya katakan, memilih yang terbaik tidaklah mudah. Yang menjadi dasar pilihan saya di sini adalah adegan laga yang seru (tentu saja) dan pencapaian dari film tersebut.

The Dark Knight (2008)

The Dark Knight adalah film kedua trilogi Batman karya Christopher Nolan. Di film ini Batman (Christian Bale) yang membantu Lt. Jim Gordon (Gary Oldman) dan Harvey Dent (Aaron Eckhart) berseteru dengan Joker (Heath Ledger).

Yang keren: Konflik dari Joker bukan hanya masalah hitam dan putih. Heath Ledger memberikan versi Joker yang tiada duanya. Karakter Joker terus jadi perbincangan sampai saat ini, termasuk kalimat khasnya: “Why so serious“.

Mad Max: Fury Road (2015)

Mad Max: Fury Road merupakan penerus serial Mad Max yang dulu diperankan oleh Mel Gibson. Max Rockatansy (Tom Hardy) terlibat dalam perseteruan melawan Immortal Joe, dan membantu Furiosa (Charlize Theron) membebaskan budak-budak.

Yang keren: Penerus seri Mad Max ini berhasil meneruskan action gila-gilaan khas film tersebut. Film ini juga berhasil membuat beberapa hal jadi ikonik, misalnya si pemain gitar dan ucapan “Witness me…!!!“.

Inception (2010)

Inception merupakan film besutan Christopher Nolan. Dom Cobb (Leo DiCaprio) adalah seorang pencuri dengan metode masuk ke mimpi seseorang untuk mendapatkan informasi rahasia. Kejahatan rapi yang beresiko tinggi ini jadi berbahaya ketika ada yang berhasil menebak langkah Cobb.

Yang keren: Selain aksi dan efek visual yang memikat, jalan cerita Inception yang kompleks tidak mudah dilupakan begitu saja. Sampai saat ini, masih banyak yang berdebat tentang akhir jalan cerita film ini.

The Matrix (1999)

The Matrix bercerita tentang dunia virtual yang memerangkap pikiran manusia. Neo (Keanu Reeve), bersama pemberontak yang bebas dari dunia itu, berjuang melawan mesin yang menciptakan dunia tersebut.

Yang keren: The Matrix¬†mempopulerkan efek visual yang disebut “bullet time” yang kemudian mewabah. Hasilnya, sebuah film action seru yang menggabungkan filsafat, adegan aksi khas anime dan film laga Asia dengan teknologi barat.

The Lord of The Rings: The Return of The King (2003)

The Lords of the Rings: The Return of the King merupakan film puncak dari trilogi the Lords of the Rings. Film ini bercerita tentang akhir perjalanan Frodo dan Sam di Mordor, dan kembalinya Aragorn sebagai raja Gondor.

Yang keren: The Lords of the Rings adalah salah satu film trilogi yang berhasil membawakan cerita paling mirip dengan bukunya (Harry Potter dan bahkan serial Game of Thrones kurang berhasil). Tontonlah versi extended kalau kuat (durasinya sekitar empat setengah jam).

Seven Samurai (1957)

Seven Samurai merupakan karya sutradara legendaris Jepang, Akira Kurosawa. Film ini bercerita tentang tujuh orang samurai (salah satunya sebenarnya palsu) yang membantu sebuah desa melawan serangan 40 orang perampok.

Yang keren: Selain cerita yang bagus dan heroik, film ini memberikan banyak hal menarik. Mulai dari pencarian para samurai, melatih penduduk desa, sampai pertempuran itu sendiri. Seven Samurai kemudian diadaptasi jadi film Hollywood berjudul The Magnificent Seven (1960), yang kemudian dibuat ulang di tahun 2016.

300 (2006)

300 merupakan film karya Zack Snyder yang bercerita tentang pertempuran Thermopylae. Di sana, 300 orang pasukan Sparta, termasuk raja Leonidas (Gerard Butler), melawan pasukan Persia pimpinan Xerxes.

Yang keren: Selain pewarnaan yang khas dan efek visual yang luar biasa, pertempuran heroik¬†300 orang Sparta dengan formasi phalanx memberikan tontonan aksi yang dahsyat. Ha-ooh… Ha-oooh!!!

The Raid: Redemption (2011)

The Raid, karya Gareth Evans, bercerita tentang sebuah tim elit kepolisian yang terperangkap di gedung pusat gembong penjahat. Rama (Iko Uwais) dan teman-temannya harus berjuang untuk selamat dan menunaikan misi mereka.

Yang keren: Di samping film ini adalah film Indonesia, The Raid memberikan adegan laga yang brutal dan menegangkan dari awal sampai akhir film. The Raid juga berhasil merebut perhatian dunia dengan mengembalikan konsep film laga dengan koreografi maut, minim efek visual. Sekuel film ini, The Raid 2, menjadi hot seat di Sundance Film Festival 2014.

Kill Bill: Volume 1

Kill Bill volume 1 merupakan bagian pertama dari dua film karya Quentin Tarantino. Film ini menceritakan kebangkitan The Bride (Uma Thurman), setelah koma beberapa tahun akibat usaha pembunuhan Bill. The Bride membalas dendam dengan membunuh anggota pembunuh bayaran lain (Deadly Vipers, anak buah Bill) satu demi satu.

Yang keren: Sebagai penghormatan untuk film-film kungfu, film samurai, dan film aksi kelas B (yang jadi genre favorit Tarantino), Kill Bill memberikan adegan laga yang klasik, brutal, tapi seru dan stylish.

John Wick (2014)

John Wick bercerita tentang mantan pembunuh bayaran (Keanu Reeves) yang kembali ke dunia gelap saat mobil kesayangannya dicuri dan anjing pemberian almarhum istrinya dibunuh mafia Rusia.

Yang keren: John Wick, seperti juga The Raid, membawa koreografi film laga dengan efisien (walau tetap pakai efek visual). Adegan aksi tanpa henti dijamin membuat film ini memikat penyuka film action. John Wick menjadi sleeper hit di tahun 2014.

Sin City (2005)

Sin City merupakan film karya Robert Rodriguez, Frank Miller, dan Quentin Tarantino. Film ini diangkat dari seri novel grafis berjudul sama. Sin City bercerita tentang beberapa kejadian berbeda di kota laknat tersebut.

Yang keren: Sin City berhasil menerjemahkan novel grafis aslinya ke layar lebar. Mulai dari cerita, sampai tampilan visualnya. Film ini menjadi semakin ikonik seiring waktu. Sayangnya, sekuel yang terlambat dibuat tidak berhasil membawa kedahsyatan serupa.

Indiana Jones: Raiders of The Lost Ark (1981)

Raiders of the Lost Ark merupakan karya Steven Spielberg. Film ini bercerita tentang Indiana Jones (Harrison Ford) yang mencari Tabut Perjanjian (yang berisi Sepuluh Perintah Tuhan). Pencariannya ini membuatnya berseteru dengan Nazi yang juga mencari artefak tersebut.

Yang keren: Raiders of the Lost Ark memberikan aksi dan humor yang benar-benar menghibur. Film ini juga mempopulerkan tokoh Indiana Jones, dan menjadikannya seri yang sukses.

Predator (1987)

Predator bercerita tentang sekelompok pasukan elit pimpinan Arnold Schawzenegger yang bertemu alien saat menjalankan misi. Pertempuran pun terjadi antara pasukan yang bertahan hidup dan Predator yang memburu mereka.

Yang keren: Usaha mempertahankan diri dari serangan misterius memberikan ketegangan tersendiri. Bagaimana mengalahkan musuh yang punya teknologi yang jauh lebih canggih? Film Predator ini kemudian memiliki berbagai sekuel, termasuk The Predator (Predator 4) yang akan tayang tahun 2018.

Die Hard (1988)

Die Hard bercerita tentang John McClane (Bruce Willis) yang berjuang melawan kelompok kriminal saat ia mengunjungi istrinya (di gedung yang dirampok) di perayaan malam Natal. Ia harus melawan kelompok tersebut sendirian.

Yang keren: Die Hard menjadi cetak biru film action dengan satu tokoh berjuang dengan kemungkinan menang yang tipis (melawan banyak musuh). Film ini menginspirasi banyak film sesudahnya, dan memiliki beberapa sekuel menyusul. Die Hard juga membuat Bruce Willis jadi aktor laga legendaris. Yippee-ki-yay, motherfucker!

Lethal Weapon (1987)

Lethal Weapon bercerita soal Martin Riggs (Mel Gibson), mantan anggota Green Beret yang depresi, bekerja sama dengan Roger Murtaugh (Danny Glover), seorang veteran polisi, sebagai sepasang detektif. Mereka berusaha membongkar kasus penyelundupan obat terlarang.

Yang keren: Lethal Weapon memberikan aksi seru dengan humor yang menghibur. Film ini menjadi salah satu film action terbaik dengan tema buddy cop (pasangan polisi), dan memberikan pengaruh untuk film sejenis setelahnya.


Daftar Film Lain Yang Layak Dilihat:

Ada komentar?