Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Krafton (PUBG) Tuntut Garena (Free Fire)

Anom Penulis

Krafton, pengembang game battle royale populer Player Unknown’s Battleground (PUBG), menuntut Garena atas tuduhan meniru game mereka dengan Free Fire. Tuntutan itu juga menyasar Apple dan Google karena tetap mengedarkan game tersebut.

Tuntutan Krafton

Berdasar laporan Reuters, Krafton menyatakan dalam berkas tuntutan di pengadilan federal Los Angeles kalau game Garena Free Fire meniru beberapa hak cipta untuk aspek PUBG, seperti adegan air drop pembuka, struktur permainan, obyek dalam game, perlengkapan, dan juga lokasi.

Menurut Krafton, Apple dan Google turut andil dalam pelanggaran karena mendistribusikan game yang dituduh meniru tersebut. Krafton juga menyatakan kalau YouTube pun ikut terkait karena menayangkan berbagai video gameplay Free Fire.

air drop free fire

Berdasar pernyataan Krafton, mereka sudah meminta Garena, Apple, dan Google untuk menghentikan distribusi game Free Fire pada bulan Desember 2021. Namun tidak berhasil. Garena sendiri merilis Free Fire MAX, versi dengan tampilan grafis lebih bagus, pada bulan September 2021.

Persaingan Battle Royale

Walau baru secara resmi meluncur pada bulan Desember 2017, PUBG sudah melalui proses panjang, berawal dari mod game ARMA 2 yang berlanjut di mode battle royale game H1Z1: King of the Hill.

PUBG sering dianggap menjadi titik awal yang menendang popularitas genre battle royale. Versi untuk perangkat bergerak PUBG Mobile menyusul hadir pada tahun 2018.

Free Fire sendiri meluncur ke publik sebagai mobile game untuk Android dan iOS pada bulan Agustus 2017 (dengan nama Free Fire: Battlegrounds). Kelebihan game Free Fire dibanding PUBG adalah ia bisa kita mainkan di ponsel kentang sekalipun.

Kelebihan itu membuat Free Fire berhasil menjadi game yang paling banyak diunduh di tahun 2019. Pada kuartal pertama (Q1) 2021, Free Fire berhasil meraih pendapatan $100 juta di Amerika, mengalahkan PUBG Mobile yang “hanya” meraih pendapatan $68 juta.

Baca Juga:  PUBG: New State Sambut Karakter Ikonik NieR Series di Event Crossover 29 April 2022

Konflik antara game battle royale memang bukan hal baru. Pada tahun 2018, PUBG Corporation (sebelum jadi Krafton) pernah menuntut Epic Games di Korea Selatan dengan tuduhan kalau Fornite meniru PUBG (namun tuntutan kemudian dibatalkan).

Tren mode battle royale pun sudah menjangkiti berbagai game lain. Termasuk juga melahirkan game Call of Duty: Warzone dan Apex Legends. Sedangkan proses tiru meniru ini sendiri juga sudah sering terjadi. Misalnya mode Impostor Fortnite yang seperti game Among Us.

Well, it’s a dog eat dog world out there.