Masalah Pixel 4 Yang Menjadi Perdebatan

Pixel 4 dan Pixel 4 XL adalah smartphone unggulan terbaru dari Google. Walau begitu, generasi ke-4 smartphone Pixel ini dianggap punya masalah dan menjadi perdebatan di internet.

Bahkan sejak sebelum diumumkan, smartphone ini sudah memancing reaksi keras. Bocoran dan rumor mengalir deras, sampai hampir semua orang tahu akan seperti apa ponsel terbaru Google itu. Bahkan ponsel ini pun mendapat julukan “The Most Leaked Phone Ever“.

Walau begitu, belum semua informasi soal ponsel ini jelas. Jadi tetap ada fitur menarik dari Pixel 4 ketika Google mengumumkannya. Sayangnya, yang lebih menarik justru reaksi pengamat teknologi di internet.

Tidak sedikit pengamat teknologi di jagat internet mengkritik ponsel ini. Para pengguna Pixel seri sebelumnya pun tidak sedikit yang mengurungkan niatnya untuk memperbarui ponsel mereka. Bahkan banyak yang pindah ke iPhone atau merek lain.

Apa saja sih masalah Pixel 4 ini?

Baterai Tidak Tahan Seharian

Model dasar seri ini, Pixel 4, hanya memiliki baterai berkapasitas 2800 mAh. Sedangkan Pixel 4 XL memiliki kapasitas lebih besar, 3700 mAh. Sebagai perbandingan, iPhone 11 Pro punya baterai 3046 mAh (iPhone 11 malah punya 3110 mAh) dan Samsung Galaxy S10 punya baterai 3400 mAh. Oke, mungkin kecanggihan chipset dan sistem operasi bisa menghematnya dengan baik.

Sayangnya, salah satu kritik untuk Pixel 3 adalah daya tahan baterai yang tidak baik. Permasalahan ini pun hadir di Pixel 4. Banyak yang menyebut kalau baterai ponsel ini lebih boros dibanding lainnya. Kehadiran dukungan layar 90Hz dan radar dari Project Soli mungkin juga turut andil di sisi ini.

Motion Sense Masih Terbatas

Radar yang hadir di Pixel 4 sekaligus memperkenalkan teknologi Motion Sense. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memberi perintah pada ponsel hanya dengan gerakan tangan. Seperti untuk melewati lagu, menolak panggilan telepon, membisukan alarm, mengaktifkan sistem pengenalan wajah, dan melambai pada Pokemon.

Apa lagi? Sementara hanya itu saja. Kenyataan ini melahirkan anggapan kalau Motion Sense bisa seperti teknologi 3D Touch dari Apple. Kalau Google tidak mengembangkan fungsinya lebih jauh โ€” termasuk mengajak para developer aplikasi mengintegrasikannya โ€” teknologi ini bisa tidak berguna.

Motion Sense Pixel 4
Motion Sense

Misalnya, saat ini baru ada 23 aplikasi media yang mendukungnya. Selain itu, sekarang fitur Motion Sense juga baru bisa dipakai di negara tertentu. Sekitar 53 negara (XDA Developers punya daftarnya).

Jadi walau fitur ini menarik, fitur ini rawan menjadi hanya sekedar gimmick.

Face Unlock Bisa Dengan Mata Terpejam

Google mengikuti jejak Apple meninggalkan sensor sidik jari. Di Pixel 4, Google menggunakan sistem pengenalan wajah baru yang didukung dengan radar dari Project Soli.

Namun, berbeda dengan iPhone yang memiliki pilihan untuk meminta kondisi mata terbuka saat proses dilakukan, Pixel 4 tidak memilikinya. Pixel 4 bisa dibuka melalui pengenalan wajah dengan mata tertutup.

Apa resikonya? Seseorang bisa membuka ponselmu ketika kamu tidur, pingsan, dipaksa menutup mata atau sekedar menghadapkannya ke wajahmu.

Google sudah menjawab permasalahan ini. Mereka menyebutkan pembaruan di sistem operasi akan segera hadir dalam beberapa bulan mendatang.

Kamera Telephoto

Google akhirnya menggunakan sistem kamera ganda di Pixel 4. Ya, sejak pertama, Google lebih mengandalkan computational photography alias perangkat lunak dibanding perangkat keras. Memang mereka sukses luar biasa di sisi ini.

Di Pixel 4, Google lebih memilih kamera telephoto dibanding kamera wide. Padahal saat ini kamera wide menjadi salah satu tambahan selain kamera telephoto. Ya, kebanyakan smartphone kelas atas sudah memakai sistem 3 kamera.

Kamera Pixel 4

Belum kalau kita bicara soal sistem 4 kamera dengan sensor kamera yang besar. Pengguna bisa dengan mudah memotong di bagian kecil dan hasilnya masih relatif bagus (silakan lihat fitur kamera realme 5 Pro).

Bukan berarti zoom di Pixel 4 jelek. Hanya saja, kebutuhan akan zoom kelihatannya tidak begitu banyak. Bahkan teknologi revolusioner zoom 10X yang ada di OPPO Reno pun tidak ada di Reno2.

Tidak Ada Penyimpanan Foto Ukuran Asli di Cloud

Sebelumnya, setiap pemilik ponsel Pixel bisa mengunggah foto ukuran asli (bukan high quality) di Google Photos tanpa mengganggu kuota Google Drive. Sayangnya, fasilitas ini sudah tidak lagi tersedia.

Hal ini tentu saja membuat Pixel 4 menjadi sama dengan smartphone lain. Bahkan sama dengan ponsel kelas menengah yang memakai aplikasi Google Photos. Jadi, di sisi ini, tidak ada kemewahan sebagai ponsel buatan Google.

Harga Relatif Mahal

Saat smartphone Pixel pertama dirilis, banyak yang menganggap ponsel ini menjadi pengganti seri Nexus. Sebuah ponsel canggih dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, seiring waktu, ponsel Pixel menjadi ponsel premium yang sejajar dengan iPhone dan Samsung Galaxy S atau Note.

Begitupun dengan Pixel 4 dan 4 XL. Banyak yang menganggap harga Pixel 4 terlalu mahal. Terutama mereka yang di Amerika. Bahkan mereka bisa mendapat iPhone 11 64GB seharga $699, dibandingkan Pixel 4 64GB dengan harga $799. Apalagi dengan berbagai masalah Pixel 4 di atas.