Beli Laptop? Ini 4 Hal Yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Cari Laptop Baru

yang penting setia...

bodi zenbook flip 14 ux462da tipis mudah dibawa

Kamu mau beli laptop baru? Sudah punya pilihan atau masih bingung? Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu sebagai bahan pertimbangan sebelum beli laptop. Semoga bisa membantumu menentukan pilihan.

Untuk kamu yang sudah biasa mengikuti info gadget atau dunia teknologi, kamu pasti sudah tahu apa yang ingin kamu beli. Namun, bagi yang kurang update soal gadget, memilih laptop yang sesuai kebutuhan dan keinginan bisa jadi urusan pelik.

Berikut ini ini beberapa hal yang wajib kamu ketahui sebelum beli laptop.


1. Rentang Harga

Hal yang menjadi pertimbangan utama jelas menetapkan rentang harga. Ketika kamu menentukan jumlah dana tertentu, kemungkinan 70% pilihan yang ada akan hilang. Kamu sudah mempersempit pilihan.

lenovo thinkpad t480s
Lenovo ThinkPad T480s

Pada umumnya (secara sederhana), laptop bisa kita lihat sebagai 3 kategori berdasarkan rentang harga.

• Laptop Murah

Biasanya juga kita kenal dengan istilah laptop pemula. Laptop kategori ini memiliki karakteristik:

    • Dipakai untuk melakukan kegiatan mendasar, seperti mengetik atau menelusuri internet dengan browser.
    • Rentang harga di bawah Rp5.000.000,
    • Spesifikasi tidak tinggi.
    • Sudah mendukung layar HD dan webcam.

• Laptop Standar

Disebut laptop standar karena kategori ini merupakan laptop yang secara umum banyak dibeli. Laptop kategori ini memiliki karakteristik:

    • Mampu memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi, termasuk melakukan kerja kreatif dan main game.
    • Rentang harga di atas Rp5.000.00 sampai sekitar Rp15.000.000.
    • Terdapat banyak kombinasi spesifikasi di kategori ini, seperti:
      • Kebanyakan prosesor yang ditawarkan adalah Intel Core i3 dan i5 atau AMD Ryzen 3 dan 5.
      • RAM kebanyakan berkapasitas 8GB.
      • Pilihan penyimpanan SSD pun bisa kamu temui di sini.
      • Layar sudah Full HD.

• Laptop Premium

Kita sebut laptop premium karena harganya sudah terhitung mahal. Namun, dengan harga seperti ini, biasanya laptop juga memiliki fitur yang mewah, di samping spesifikasi yang tinggi. Berikut karakteristik yang sering ditemui:

    • Harga di atas Rp16.000.000.
    • Punya spesifikasi tinggi, seperti:
      • Prosesor yang ada meliputi Intel Core i7 dan i9, juga AMD Ryzen 7 dan 9, atau lainnya.
      • RAM di atas 8GB
      • Penyimpanan SSD berkapasitas besar.
      • Terdapat kategori khusus, seperti untuk bisnis dan gaming.

2. Sistem Operasi

Memang sebagian besar laptop yang umumnya tersedia berbasis sistem operasi Windows. Namun di samping itu ada pula sistem operasi lain, seperti macOS, Linux, atau Chrome OS.

laptop windows hp probook 455
Laptop HP ProBook 455

• Windows

Sistem operasi dari Microsoft ini adalah yang paling umum tersedia.

    • Punya ekosistem yang lebih luas dan terbuka.
    • Laptop Windows bisa memiliki layar sentuh.
    • Punya laptop dalam berbagai kategori, seperti: laptop hybrid (2-in-1), laptop bisnis, laptop gaming, dll. (komputer Windows juga tersedia dalam bentuk all-in-one dan desktop)
    • Punya laptop dari berbagai rentang harga.
    • Biasanya memiliki dukungan untuk berbagai jenis colokan input/output.
    • Tersedia banyak game untuk Windows.
    • Relatif mudah kamu pakai bersama smartphone (baik Android maupun iPhone).

• macOS

Sistem operasi dari Apple ini hadir secara khusus untuk komputer Mac.

    • Punya ekosistem lebih tertutup (hanya ekosistem Apple).
    • Laptop Mac belum mendukung layar sentuh.
    • Tersedia untuk laptop (Macbook Air dan Macbook Pro), all-in-one (iMac), desktop (Mac Pro dan Mac Mini).
    • Laptop Mac cenderung lebih mahal, karena standar kualitas Apple yang tinggi.
    • Dukungan untuk colokan lebih terbatas.
    • Pilihan game jauh lebih sedikit.
    • Ideal untuk dipakai dengan iPhone. Walau bisa kamu bisa memakainya dengan Android, pemakaian tidak semudah Windows.

• Linux

Linux biasanya dipakai oleh mereka yang memiliki kemampuan teknis.

    • Open source, portable, modular, tidak butuh laptop spesifikasi tinggi.
    • Memiliki varian sistem operasi dalam bentuk distribusi, seperti: Debian, Fedora, Ubuntu, dll.
    • Pengguna punya kontrol di semua aspek sistem.
    • Pengguna bisa mengatur tampilan secara fleksibel.
    • Dukungan aplikasi secara umum lebih terbatas.

• Chrome OS

Chrome OS merupakan sistem operasi buatan Google berdasar browser Chrome.

    • Tidak mendukung aplikasi komputer desktop seperti lainnya.
    • Memanfaatkan aplikasi dan ekstensi Chrome dan aplikasi Android (walau belum sempurna).
    • Dengan begitu kemampuannya lebih terbatas (lebih ke hal dasar).
    • Bisa berbentuk laptop biasa maupun laptop 2-in-1.
    • Cocok untuk memenuhi kebutuhan online atau pelajar.
    • Cenderung lebih murah.

3. Jenis Laptop

Berbagai merek biasanya menawarkan berbagai jenis laptop berdasar karakertistik pemakaian. Hal ini memiliki hubungan erat dengan masalah rentang harga, karena beberapa jenis yang spesifik memang dirancang khusus.

Berbagai jenis laptop ini layak kamu pertimbangkan kalau kamu mau beli laptop dengan fitur khusus. Karena, terus terang, harganya bisa relatif mahal. Lalu biasanya yang memiliki jenis seperti ini adalah laptop Windows.

laptop game rog zephyrus g14
Laptop gaming ASUS ROG Zephyrus G14

Berikut beberapa jenis laptop yang umum tersedia:

• Laptop Hybrid, Konvertibel, atau 2-in-1

Laptop ini memiliki konstruksi unik karena bisa berfungsi sebagai tablet. Entah melalui engsel yang memungkinkan layar dilipat sampai 360º atau layar yang bisa kamu copot. Kalau kamu mencari laptop yang fleksibel atau portabel, laptop ini layak kamu beli.

    • Punya layar sentuh.
    • Memiliki berbagai mode pemakaian, seperti mode tenda atau tablet; Layar bisa kamu lipat baik sampai 180º atau sampai 360º, ada pula yang layarnya bisa kamu copot.
    • Mobilitas tinggi.
    • Relatif lebih mahal dari laptop biasa.

Beberapa perusahaan biasanya punya seri khusus untuk laptop konvertibel ini. Beberapa contoh merek laptop hybrid atau 2-in-1 adalah: Acer Swift, Acer Spin, ASUS ZenBook Flip, ASUS VivoBook Flip, ASUS Chromebook Flip, HP Spectre, Lenovo Yoga, dll

• Laptop Bisnis

Berbagai produsen menargetkan laptop ini untuk mereka yang bekerja secara profesional. Laptop bisnis biasanya punya karakteristik dan fitur yang mendukung produktivitas.

    • Punya bentuk ringkas dan mobilitas tinggi (mudah kamu bawa).
    • Spesifikasi relatif tinggi.
    • Punya fitur keamanan, seperti penutup webcam, Kensington lock, sensor sidik jari, dll.
    • Kini seringkali hadir dalam bentuk hybrid atau 2-in-1 (fleksibel kamu pakai).
    • Harga relatif mahal.

Beberapa perusahaan memiliki lini khusus untuk laptop bisnis. Misalnya ASUS ExpertBook, Lenovo Thinkpad, HP Elitebook, dll.

• Laptop Gaming

Seperti namanya, berbagai perusahaan merancang laptop jenis ini untuk keperluan gaming. Artinya, kebanyakan laptop ini mengejar performa tinggi dan memiliki rancangan khusus.

    • Punya spesifikasi tinggi.
    • Biasanya memiliki ukuran cukup besar dan tebal untuk mendukung berbagai komponen lebih baik (layar besar, sistem pendingin, dll)
    • Biasanya punya fitur khusus, seperti sistem pendingin, susunan keyboard unik, dukungan lampu RGB, dll.
    • Biasanya punya banyak jenis colokan dan dukungan untuk berbagai aksesori.
    • Punya harga mahal.

Berbagai perusahaan punya merek atau lini khusus untuk laptop gaming, seperti: Acer Predator, ASUS ROG atau ASUS TUF Gaming, Dell Alienware, Lenovo Legion, Samsung Odyssey. Ada pula yang memang terjun khusus di dunia gaming seperti Razer.

• Laptop Kreator

Jenis ini merupakan kategori yang relatif baru. Sebelumnya, biasanya pekerja kreatif profesional menggunakan laptop gaming untuk memenuhi kebutuhan aktivitas mereka karena spesifikasi tinggi. Namun kini berbagai merek merancang laptop khusus untuk kebutuhan ini.

    • Punya spesifikasi tinggi.
    • Biasanya punya layar dengan tingkat akurasi warna tinggi.
    • Memiliki optimalisasi untuk aplikasi di bidang kreatif, seperti aplikasi desain, animasi, edit video, 3D, dll.
    • Bisa hadir dalam bentuk laptop biasa maupun hybrid (2-in-1).
    • Biasanya punya banyak jenis colokan dan dukungan untuk berbagai aksesori.
    • Punya harga mahal.

Beberapa perusahaan juga menyediakan lini khusus untuk laptop kreator yang bisa kamu beli. Misalnya Acer ConseptD atau ASUS ProArt.

4. Komponen Spesifikasi

Spesifikasi biasanya menjadi hal utama yang orang perhatikan ketika mau beli laptop baru. Tidak salah. Karena itu, kamu harus tahu spesifikasi laptop seperti apa yang kamu butuhkan.

Berikut ini beberapa komponen spesifikasi laptop yang wajib kamu kenal.

• Prosesor

Prosesor merupakan otak dari komputer. Komponen inilah yang mengolah semua data yang kamu pakai. Biasanya produsen prosesor membagi kategori prosesor berdasar kemampuannya. Semakin besar nomor varian, semakin canggih pula kemampuannya dan semakin mahal harganya.

Sebagai contoh bisa kamu lihat prosesor Intel Core, yang meliputi: Intel Core i3, Intel Core i5, Intel Core i7, dan Intel Core i9. Bisa juga kamu lihat di prosesor AMD, seperti: Ryzen 3, Ryzen 5, Ryzen 7, atau Ryzen 9.

Seringkali nomor yang ada di belakang varian itu menunjukkan generasi prosesor terkait. Seperti Intel Core i7-10700K adalah generasi ke-10, atau Ryzen 9 4900H untuk generasi ke-4.

Kalau kamu tidak butuh kemampuan tinggi (misal hanya mengetik atau menelusuri internet), prosesor seperti Intel Core i3 atau Ryzen 3 (bahkan yang lebih rendah) sudah cukup.

• Kartu Grafis (Graphic Card)

Fungsi kartu grafis adalah untuk mengolah data visual yang akan tampil di layar. Istilah lain yang sering dipakai untuk kartu grafis ini adalah: Display card, graphic adapter, display adapter.

Komponen grafis ini bisa hadir secara terintegrasi dengan prosesor (integrated) atau secara terpisah (dedicated atau discrete). Berbeda dengan komputer desktop, karti grafis di laptop relatif lebih susah untuk kamu ganti.

Komponen grafis yang terintegrasi (kadang disebut GPU) biasanya hadir bersama CPU yang dipakai di laptop. Misalnya, kalau kamu pakai prosesor Intel, kamu akan melihat ‘Intel HD Graphics’ sebagai GPU (Graphic Processor Unit / komponen grafis). Sedangkan kalau kamu memakai prosesor AMD Ryzen, kamu akan melihat ‘Radeon Vega’ sebagai GPU-nya.

Komponen grafis yang terpisah (ini yang sering disebut sebagai “kartu” grafis) memiliki keunggulan karena memang merupakan perangkat khusus untuk mengolah gambar. NVIDIA dan AMD merupakan dua perusahaan yang terkenal dengan kartu grafisnya. NVIDIA terkenal dengan produk GeForce dan Quadro, sedangkan AMD kini terkenal dengan seri Radeon.

Kalau kamu tidak melakukan aktivitas khusus, seperti berkreasi (misal edit video) atau main game, dan hanya melakukan aktivitas standar (mengetik, menelusuri internet), komponen grafis terintegrasi sudah bisa mencukupi.

• RAM

RAM (Random Access Memory) adalah penyimpanan yang memungkinkan kamu mengakses, menggunakan, mengubah data secara aktif. Semakin besar kapasitas RAM, semakin banyak pula data (aplikasi) yang bisa kamu gunakan dengan cepat.

Sepanjang sejarah, sudah terdapat berbagai jenis RAM. Saat ini yang paling umum ditemui di laptop adalah LPDDR SDRAM (Low-Power Double Data Rate Synchronus Dynamic Random Access Memory). Jenis ini memang dirancang untuk perangkat bergerak. Saat artikel ini ditulis, LPDDR RAM sudah mencapai generasi ke-5 (LPDDR5).

Saat ini, RAM dengan kapasitas 8GB merupakan ukuran normal untuk laptop. RAM 4GB masih bisa berfungsi, namun aktivitas akan berjalan lebih lambat dan terbatas.

• Penyimpanan

Penyimpanan merupakan tempat kamu menyimpan semua data di komputer (termasuk sistem operasi). Dulu, penyimpanan menggunakan sistem harddisk drive (HDD) yang berupa piringan (disk). Namun kini teknologi penyimpanan sudah beralih ke sistem solid-state drive (SSD) yang berupa kepingan (chip).

Semakin besar kapasitas penyimpanan tentunya semakin banyak data yang bisa kamu simpan. Konsekuensinya, harganya juga semakin mahal. Kamu bisa baca perbandingan di antara kedua tipe penyimpanan itu di artikel perbedaan HDD dan SSD.

Kalau kamu punya dana yang kurang besar, kamu bisa memilih laptop dengan kapasitas SSD tidak terlalu besar, lalu nanti menambahnya dengan penyimpanan eksternal.

• Layar

Saat ini kualitas layar laptop sudah meningkat jauh dibandingkan dulu. Sekarang kamu bisa menemui kualitas layar yang mendukung tampilan 4K (atau lebih), refresh rate tinggi, atau layar sentuh.

Kamu bisa membaca lebih jauh soal kualitas di artikel mengenal resolusi layar dan kerapatan pixel. Namun pada dasarnya, fitur kemampuan layar tinggi dan layar sentuh bisa membuat harga lebih mahal karena punya fungsi lebih.

Kalau kamu membutuhkan layar berkualitas tinggi dan fleksibel, jelas fitur ini layak dipilih. Kalau tidak, kamu bisa memilih laptop biasa. Oya, laptop MacBook belum mendukung layar sentuh.

%d blogger menyukai ini: