Riot Games Tunjukkan Game Fighting “League of Legends”

league of legends fighting game

Riot Games sedang berapi-api. Seiring rilis serial “Arcane” dan event RiotX Arcane, Riot Games juga menunjukkan “Project L” yang nantinya akan menjadi game fighting “League of Legends.” Dari apa yang tampak, game ini sangat menjanjikan, tidak hanya sebagai permainan tapi juga untuk turnamen.

Riot Games memang sedang mengembangkan dunia “League of Legends” lebih luas. Selain serial, mereka juga meluncurkan variasi game lain melalui penerbit Riot Forge, seperti “Hextech Mayhem” dan “Ruined King.”

Game “League of Legends” berikutnya yang sedang dalam proses pengembangan adalah sebuah game 2D tag-team fighting berlatar dunia Runeterra. Sebuah game fighting dengan tokoh yang bisa bergantian bertarung di dua sisi. Game ini untuk sementara memiliki nama kode “Project L.”

Tom dan Tony Cannon dari Riot Games menunjukkan beberapa adegan pertarungan yang ada di “Project L” itu dalam sebuah video.

Bisa kamu lihat, permainan ini memang mirip dengan game fighting klasik. Yah, seperti “Street Fighter.” Mungkin tepatnya lebih mirip “Marvel VS Capcom” dan “Skull Girls.”

Ada dua jagoan bertarung. Masing-masing memiliki jurusnya sendiri. Namun, kamu bisa menarik karaktr lain untuk menyerang dan menggantikan jagoan pertama. Pertarungan seperti ini jelas membutuhkan strategi lebih dibanding karakter 1v1.

Sayangnya, justru karena seperti game fighting klasik itulah, “Project L” masih belum akan rilis dalam waktu dekat. Walaupun Tom Cannon mengakui kalau proses pengembangan game sudah mengalami kemajuan pesat.

game fighting league of legends
game fighting league of legends

Melalui blog resmi, Tom Cannon menyebutkan kalau tujuan mereka adalah membuat game berkualitas super tinggi, sehingga FGC (fighting games community) bisa menikmatinya secara mendalam, bermain sampai tahunan, bahkan puluhan tahun.

Bahkan game ini tidak akan rilis sampai 2022. Tom Cannon menyebutkan kalau mereka akan melakukan pembaruan besar pada “Project L” dua kali di tahun depan. Mereka akan memberi kabar lagi di paruh kedua tahun 2022.

League of Legends World Championship 2021 berhasil meraih rekor, dengan jumlah lebih dari 73 juta penonton untuk pertandingan grand final antara EDward Gaming dari LPL dan DWG KIA dari LCK. Jadi, maklum saja kalau Riot Games menangani game fighting “League of Legends” ini dengan serius.

Siapa tahu, nanti bisa lahir momen epik seperti “EVO Moment #37“. Ya kan?

%d blogger menyukai ini: