Review ASUS Zenfone 5Z: Desain, Fitur dan Performa Sangat Menggoda

asus zenfone 5z

Pada kesempatan ini kami akan memberikan review handphone ASUS Zenfone 5Z. Sebuah handphone flagship dari ASUS. Artinya, akan banyak hal menarik kita temui di handphone ini.

ASUS mengumumkan Zenfone 5Z pada bulan Februari 2018. Lalu handphone ini resmi dipasarkan di Indonesia pada bulan Mei 2018. Sebagai ujung tombak, handphone ini punya spesifikasi tinggi dan fitur berlimpah.

Desain & Bodi

handphone asus zenfone 5z tampak depan belakang

Bagian depan dan belakang ASUS Zenfone 5Z

ASUS Zenfone 5Z termasuk salah satu handphone Android pertama yang mengadopsi takik di layar. Bingkai di sekitar layar cukup tipis sehingga memberi kesan lega. DI bagian belakang, tampak sensor sidik jari di bagian tengah dan kamera beserta lampu kilat di sudut. Desain kameranya lebih mirip Max Pro M1, dengan kamera ganda menjadi satu dan lampu kilat terpisah.

Elemen lain handphone ini tetap khas ASUS (atau handphone Android lain). Tombol volume dan daya di satu sisi dan slot kartu SIM juga microSD di sisi lain. Sementara di bagian bawah terdapat colokan audio 3,5mm, USB type-C, dan speaker.

slot sim dan micro sd zenfone 5z

Slot SIM dan microSD ASUS Zenfone 5Z

Ada sedikit catatan soal slot kartu SIM dan microSD. Zenfone 5Z menggunakan slot hybrid. Jadi, terdapat satu tempat untuk kartu SIM 1, dan satu tempat lain untuk kartu SIM 2 atau microSD. Saya mengalami kartu SIM 2 di slot hybrid agak mudah bergeser. Jadi hati-hati kalau kamu memasang dua SIM.

Bagian belakang yang glossy merupakan desain yang diwariskan ke Max Pro M2. Memang terlihat keren. Apalagi ada bias cahaya dari sensor sidik jari. Resikonya, tampilan glossy ini mudah mengundang bekas jari. Tapi jangan kuatir, mudah dibersihkan.

Saat kita pegang, bodi Zenfone 5Z cukup licin. Sedikit gambaran, Max Pro M1 lebih licin dari handphone ini, dan Zenfone 5Z lebih licin dari Max Pro M2. Di sisi lain, handphone ini terasa mantap. Seimbang dengan — ahem — harganya. Sayangnya bodi Zenfone 5Z belum tahan air (water proof).

Layar

ASUS Zenfone 5Z memiliki layar Super IPS+ berukuran 6,2 inci, dengan resolusi FHD+ (2246 x 1080) dan ketajaman ~402 ppi. Layar ini dilindungi oleh Corning Gorilla Glass (ASUS tidak menyebut versinya). Kualitas lain yang dimilikinya adalah 96% NTSC color gamut dan mendukung DCI-P3.

Tampilan layar Zenfone 5Z (setelan standar) kalau dibandingkan dengan Max Pro M1, agak sedikit lebih hangat. Kalau masalah ketajaman, boleh dibilang setara (secara teknis Max Pro M1 lebih tajam dengan ~404 ppi).

Kelebihan tampilan layar Zenfone 5Z sebenarnya ada di sisi ZenUI. Ada banyak setelan, seperti: Suhu warna, mode rentang warna, atau filter cahaya biru. Kamu juga bisa menyembunyikan takik dengan kotak hitam. Tapi sejauh yang saya pakai, takik tidak mengganggu.

Oya, satu lagi soal tampilan layar. Kadang tingkat kecerahan adaptif suka kurang akurat. Pernah saat berada di dalam mobil teman (malam hari), saya mengeluarkan handphone dan cahaya yang keluar dari layar terlalu terang. Yah, bukan masalah besar.

Audio

Karena mikrofon dan speaker untuk menelepon bekerja normal, maka saya akan langsung membahas audio untuk multimedia. Ha, terus terang, fitur audio lumayan ini seru.

ASUS Zenfone 5Z memiliki dual speaker dengan dual NXP Smart AMP.  Lalu untuk headphone, handphone ini memiliki fitur DTS Headphone 7.1 virtual surround dengan AudioWizard. Kedua hal ini penting saya sebutkan, terutama untuk headphone.

Speaker

Saat pertama kali mendengarkan suara dari speaker Zenfone 5Z, kita sudah bisa mendengar karakter suara “bulat” alias stereo. Walau sudah bagus, saya masih merasa kurang pas. Secara umum ada kesan “terlalu bulat” di suara tersebut. Selain itu, ketika saya coba menengarkan beberapa lagu, baik suara low, middle, maupun high sedikit terasa kurang seimbang. Kemudian, saya pun bermain-main dengan AudioWizard.

audiowizard untuk speaker

AudioWizard untuk speaker

Kalau kamu ingin mendengar karakter suara secara optimal, saya sarankan atur AudioWizard. Bahkan buat setelan equalizer sendiri (kustom) dan atur setelan bass juga treble. Karena begitu mendapat yang pas, suara yang keluar memang bagus. Walau tendangan bass masih kurang (namanya juga speaker handphone), tapi sudah bisa “mengejar” alur bass di lagu Get Lucky dari Daft Punk dan bisa menampilkan petikan gitar lagu Hotel California dari The Eagles dengan dahsyat.

Headphone / Earphone

Untuk headphone malah ada kejutan lain lagi. Saat beralih ke headphone, saya sedikit mengernyit. Suaranya kurang bagus. Padahal biasanya, suara headphone lebih bagus dari speaker (karena orang lebih sering pakai headphone). Bahkan setelah saya atur equalizer-nya pun masih kurang memuaskan. Ternyata saya melakukan kesalahan.

profil audio pribadi zenui

Mengatur profil audio pribadi

Untuk mendapat suara yang maksimal, kamu harus membuat ‘Profil pendengaran’. Audio Wizard akan menjalankan beberapa tes deteksi suara. Hasilnya akan menentukan karakter yang keluar dari headphone. Setelah itu, kamu baru mengatur equalizer. Kalau semua sudah kamu lakukan, kamu bisa menikmati musik atau film. Yakinlah, suara yang keluar (sebelum dan sesudah) — bagai bumi langit. Jangan lupa pilih juga efek surround DTS supaya lebih yahud. Karena memang suara yang keluar jempolan.

Kamera

Fitur Kamera

Kamera belakang ASUS Zenfone 5Z merupakan kamera ganda. Kamera utama berkualitas 12MP (f/1.8, 1.4µm, 83º) dan kamera keduanya sebesar 8MP (f/2.0, 1.12µm, 120º). Sedangkan kamera depan berukuran 8MP (f/2.0, 1.12µm, 84º).

Sebagai handphone flagship, yang menarik dari sisi kamera adalah fiturnya. Kamera belakang mendukung fitur PixelMaster: Auto (plus HDR dan Portrait), Beauty, Pro (dukungan format RAW), Super Resolution (48MP), animasi GIF, Panorama, Time Lapse, berbagai filter, dan16 deteksi gambar AI. Kamera depan juga punya fitur mirip, yaitu: Auto (plus HDR dan Portrait), Beauty, Selfie Panorama, animasi GIF, dan filter.

Selain itu, handphone ini mendukung rekaman video sampai 4K UHD @30fps di kamera utama, EIS, mengambil foto saat merekam video, dan slow motion.

tampilan kamera zenui zenfone 5z

Aplikasi kamera

Hasil Foto / Video

Bagaimana hasilnya? Secara keseluruhan hasil foto dan video memuaskan. Fitur otomatis, HDR, dan potret menjalankan fungsinya dengan baik. Saya pikir rentang cahaya dan warna boleh dibilang bagus. Kalau membandingkan dengan hasil foto Max Pro M1 dan M2, bagian di foto yang intensitas cahayanya tinggi (overexposed) jauh lebih sedikit. Jadi hasil foto tetap tajam dengan kontras yang halus.

Apabila pencahayaan memadai, kemampuan kamera menangkap gerak tubuh juga bagus. Bahkan untuk mode potret, yang biasanya membutuhkan “waktu berpikir” dan bisa kacau kalau obyek bergerak. Begitu pun untuk fitur pengenalan obyek AI. Walau optimalisasi foto kurang begitu terasa (tapi hasilnya bagus), tapi kamu bisa menemukan penggolongan foto di galeri.

Bagaimana dengan foto cahaya rendah (low light)? Saya pikir hasilnya pun bagus dan memuaskan. Bagian yang punya intensitas cahaya tinggi jelas overexposed. Wajar. Tapi lagi-lagi, rentang cahaya dan warna yang ditampilkan pun memuaskan. Apalagi kalau “hanya” dilihat dari layar handphone. Di layar yang lebih besar (monitor komputer), baru noise atau JPEG artefak sedikit terlihat. Mode portrait di kondisi low light pun memuaskan.

Oya, terus terang opini saya soal fitur Super Resolution agak sedikit kurang menentu. Kesannya seperti gimmick, karena sekilas — baik di layar handphone maupun komputer — hasilnya tidak terlampau jauh berbeda. Namun kalau diperhatikan lebih jauh, detil foto dengan fitur ini harus diakui lebih tajam. Jadi mungkin berguna untuk kamu yang membutuhkan foto berukuran besar. Sedangkan untuk keperluan online atau media sosial, saya rasa versi biasa sudah sangat mencukupi.

Ah, ada satu lagi yang perlu saya sebut. Ketika kamu merekam dengan Slow Motion, kamu tidak serta merta bisa mengedit atau mengunggahnya. Kamu harus mengekspornya terlebih dulu. Jadi pastikan kamu edit dulu di mana waktu gerak lambatnya, lalu ekspor, baru kemudian gunakan video tersebut. Agak kurang praktis, tapi hasilnya jempolan.

Nah, berikut beberapa contoh foto ASUS Zenfone 5Z. Silakan klik gambar untuk melihat foto asli (ukuran sebenarnya).

hasil foto ASUS Zenfone 5z outdoor otomatis

Foto outdoor otomatis

hasil foto ASUS Zenfone 5z outdoor HDR

Foto outdoor otomatis HDR

hasil foto ASUS Zenfone 5Z outdoor portait mode

Foto outdoor portait mode (diambil sambil berjalan)

foto indoor otomatis

Foto indoor otomatis

hasil foto ASUS Zenfone 5Z outdoor malam

Foto outdoor malam

hasil foto ASUS Zenfone 5z outdoor malam mode potret

Foto outdoor malam portrait mode

hasil foto ASUS Zenfone 5Z outdoor super resolution

Foto outdoor Super Resolution (ukuran berkas asli 11,6MB)

foto selfie zenfone 5z

Foto selfie dengan portrait mode

A post shared by anom (@anombirowo) on

ZenUI 5

ASUS Zenfone 5Z datang dengan Android 8 Oreo. Bicara soal sistem operasi, ASUS menjanjikan update Android 9 Pie. Ketika saya menulis artikel ini pun, ASUS sudah memberikan update Android 9 Pie pada Zenfone 5. Saya kira tinggal tunggu waktu sampai giliran Zenfone 5Z.

Handphone ini juga hadir dengan ZenUI. Sisi yang menyenangkan di sini adalah handphone ini merupakan handphone flagship. Jadi ada banyak fitur di sana. Mulai dari personalisasi layar, manajemen baterai, Game Genie, gestur navigasi dengan ZenMotion, sampai fitur augmented reality ZeniMoji. Kami pernah mendaftar fitur favorit ZenUI 5 di Zenfone 5 ini.

game genie zenui

Game Genie ZenUI

Walau begitu masih ada yang saya harapkan ada di ZenUI, seperti dark mode sepenuhnya. Apalagi saat ini ZenUI belum mengenali aplikasi dengan tema gelap. Jadi walau aplikasi berwarna hitam, bilah navigasi bisa tetap berwarna putih. Kami juga sudah membuat daftar fitur yang diharapkan ada di ZenUI.

Saya pikir secara keseluruhan ZenUI sudah bagus. Banyak fitur yang menguntungkan. Namun saya sarankan kamu mengatur detil setelan lebih jauh untuk beberapa fitur. Aplikasi manajemen baterai misalnya, sedikit agresif “menekan” aplikasi lain. Seperti juga AudioWizard yang sudah saya bahas sebelumnya.

Performa

ASUS Zenfone 5z menggunakan prosesor Snapdragon 845 dan (minimal) RAM 6GB. Kedua hal ini sudah menjamin kecepatan dan kestabilan kinerja handphone. Membuka banyak aplikasi dan berpindah di antara mereka bukan masalah sama sekali. Begitupun untuk bermain game sambil merekam layar. Musuh utamamu hanyalah faktor eksternal seperti kestabilan koneksi internet.

Media penyimpanan Zenfone 5Z pun sangat lega. Ada pilihan 128GB dan 256GB. Kamu bisa lupa apa saja yang sudah kamu download atau kamu potret/rekam tanpa mengganggu kapasitas. Ditambah lagi, masih ada dukungan microSD.

status baterai zenfone 5z

Status baterai Zenfone 5Z

Nah, bagaimana dengan baterai dan penggunaan dayanya? Baterai ASUS Zenfone 5Z berkapasitas 3300mAh. Jelas tidak sebesar Max Pro M1 dan M2. Toh baterai ini dilengkapi dengan pengisian daya cepat (fast charging) dan fitur AI untuk memaksimalkan daya tersebut.

Pengalaman saya dengan penggunaan daya cukup beragam. Dalam kondisi terbaik dan penggunaan standar, handphone bisa bertahan sekitar 17-20 jam. Ketika saya kencang bermain game online,  handphone sempat hanya bertahan 7-10 jam. Tapi sekali lagi, faktor utama yang mempengaruhi adalah kualitas koneksi internet. Kondisi terburuk biasanya merupakan hasil dari main game terus menerus (layar aktif cukup lama) dan koneksi buruk (handphone mencari sinyal dan handphone bisa menghangat). Di sisi lain, perlu saya sebut di sini, fitur fast charging bekerja sangat baik dan mampu mengisi daya dengan cepat. Sangat cepat.

Harga

ASUS Zenfone 5Z merupakan handphone flagship. Fiturnya memang tidak semengkilat Samsung Galaxy S9 atau iPhone X (yang rilis berdekatan). Tapi mari kita lihat harga ASUS Zenfone 5Z.

Situs resmi ASUS mencantumkan dua varian dan harga untuk handphone ini:

  • Varian 6GB/128GB — Rp6.699.000
  • Varian 8GB/256GB — Rp7.799.000

Harga di toko online tentunya bisa bervariasi. Sementara itu, Samsung Galaxy S9 masih punya harga cukup tinggi, sekitar ± Rp 10 juta. iPhone X malah lebih tinggi lagi.

Jadi sebenarnya, kalau melihat fitur dan penggunaan sehari-hari, ASUS Zenfone 5Z cukup menguntungkan. Yah, tentunya kalau kamu tidak silau dengan merk trendy (bukan berarti ASUS tidak populer lho).

Kesimpulan

Secara keseluruhan, ASUS Zenfone 5Z merupakan handphone luar biasa menarik. Desainnya bagus, fitur banyak, performa lebih dari cukup, dan harganya bersaing. Hanya beberapa fitur mewah saja yang tidak terdapat di sini.

Bagi saya pribadi, posisi Zenfone 5Z itu sudah cukup pas. Kita sebagai konsumen semakin cerdas memilih barang. Saya pikir kalau kamu mencari handphone flagship dengan harga relatif terjangkau, ASUS Zenfone 5Z sangat layak masuk dalam perhitungan.

ASUS Zenfone 5Z
  • Desain & Bodi
  • Layar
  • Audio
  • Kamera
  • Fitur
  • Performa
  • Harga vs Pengalaman Penggunaan
4.3

Ringkasan

ASUS Zenfone 5Z membuktikan bahwa handphone flagship dengan fitur keren bisa hadir dengan harga relatif terjangkau tanpa mengorbankan performa dan kualitas.

(Juru tulis dan desain)

Hobi nonton film dan baca buku. Punya kekuatan super: doyan nongkrong dan ngobrol.