Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Sensor Sidik Jari di Layar Buatan Samsung Terbukti Sedang Dikembangkan

mockup samsung galaxy s10
Mockup Samsung Galaxy S10

Sensor sidik jari di layar menjadi target berbagai merk handphone dalam beberapa waktu terakhir. Rumor menyebutkan kalau Samsung adalah salah satunya. Kini rumor itu mendapat konfirmasi dari sebuah publikasi paten di Amerika.

Sensor sidik jari di layar merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan smartphone dengan layar penuh alias full-screen display. Selain itu, sensor sidik jari di bagian depan tetap menjadi posisi yang paling disukai oleh pengguna smartphone. Karena, dengan posisi ini pengguna tidak perlu mengangkat handphone (dari meja) untuk melakukan otentikasi biometrik.

Vivo merupakan merk handphone pertama yang menggunakan teknologi ini. Perusahaan yang sedang gencar melakukan terobosan ini pun segera memasangnya di berbagai handphone, seperti X20 Plus UD, X21 UD, dan Nex. Beberapa perusahaan lain pun segera mengikutinya. Termasuk Apple dan Samsung.

Rumor tentang sensor sidik jadi di layar buatan Samsung hadir seiring dengan rumor Samsung Galaxy S10. Paten yang diajukan Samsung dan sudah disetujui oleh U.S. Patent Office (USPTO) menunjukkan posisi dan teknologi yang ada di baliknya.

sensor sidik jari di layar samsung
Skema paten sensor sidik jari di layar dari Samsung (foto: PatentlyMobile)

Dari skema yang terlihat di paten tersebut, kita bisa melihat bahwa sensor biometrik (#410 – FIG. 4) tampil di layar baik di handphone dengan tombol Home (#520 – FIG. 5A) maupun di handphone full-screen (#550 – FIG. 5B). Seperti sensor sidik jari di handphone Vivo, letaknya ada di bagian bawah layar.

Menurut paten tersebut, sensor biometrik tersebut bisa menggunakan sensor dengan cahaya infra merah, sensor optik, modul transmisi ultrasonik atau pola elektroda elektrostatis. Salah satu contohnya adalah sensor bisa mengirim cahaya infra merah ke permukaan jari pengguna dan membacanya ketika cahaya terpantul kembali.

Yang tidak kalah menarik, sensor biometrik itu bisa diposisikan di bagian lain layar perangkat elektronik. Material lain, seperti elastomer (karet atau spon) bisa diletakkan di antara layar dan sensor untuk mengurangi efek lain yang bisa mempengaruhi kinerja sensor tersebut. Menarik bukan?

Samsung mendaftarkan paten ini pada bulan Januari 2018 dan USPTO mengabulkannya pada bulan Juli 2018. Memang lolosnya paten bukan berarti teknologi itu akan segera hadir. Namun sekali lagi, mengingat tren yang sedang berjalan dan rumor Samsung Galaxy S10, sangat masuk akal kalau sensor sidik jari di layar buatan Samsung ini akan hadir tahun depan. Tentu saja, seperti biasanya, kita lihat saja perkembangannya nanti.

Sumber: PatentlyMobile

More Stories
5 Game Untuk Melatih Otak Kanan dan Kirimu