Tips Yang Harus Diperhatikan Ketika Bekerja di Rumah (WFH)

work from home

Ada beberapa kondisi tertentu yang bisa membuat kita harus bekerja di rumah (work from home / WFH). Salah satunya yang terjadi sehubungan lockdown akibat virus corona. Untuk pekerja lepas mungkin hal ini adalah hal biasa. Bagaimana untuk yang belum terbiasa? Mungkin beberapa tips bekerja di rumah dari kami bisa membantu.

Hal pertama yang harus kamu sadari ketika bekerja di rumah adalah kamu tidak memiliki keteraturan, komunikasi, atau fasilitas seperti di kantor. Kalau kamu sudah terbiasa dengan jam kantor, maka bekerja di rumah bisa jadi pisau bermata dua.

Untuk itu, perhatikan beberapa tips bekerja di rumah berikut ini.

1. Ciptakan Rutinitas

Bekerja di rumah bukan berarti bersantai. Karena sebenarnya pekerjaan itu tetap ada. Salah satu hal yang penting agar tetap bisa bekerja dengan baik adalah menciptakan rutinitas seperti di kantor walau kondisinya berbeda.

Misalnya dengan tetap memberikan waktu kerja 8 jam. Kamu bisa menentukan sendiri waktu kerja yang pas. Namun rutinitas itu tetap harus kamu jaga. Tentunya, jangan lupa juga untuk waktu istirahat. Tetap atur jan makan siang dan istirahat seperti ketika di kantor. Jangan lupa juga dengan kewajiban terhadap keluarga di rumah.

Untuk menciptakan rutinitas ini, kamu bisa memanfaatkan beberapa aplikasi. Misalnya melacak apa yang harus kamu kerjakan hari ini dengan aplikasi To-do, melacak jam kerja dengan aplikasi Top Tracker, atau kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi kalender dan reminder yang ada di laptop dan smartphone. Jangan lupa cek email tiap pagi, walau tidak ada notifikasi email baru.

2. Buat Aturan di Rumah

Bekerja di rumah biasanya justru beresiko mendapat banyak gangguan. Kalau yang sudah berkeluarga, biasanya gangguan kecil datang dari anak-anak yang mengajak bermain. Wajar mereka tidak memahami kondisi pekerjaan.

Nah, untuk itu, kamu perlu membuat aturan agar kamu tidak terganggu di rumah. Tentu aturan itu juga berlaku untuk dirimu sendiri. Kalau kamu melarang orang lain mengganggu, kamu juga jangan terus bersantai. Di sisi lain, lakukan tugas rumahmu ketika ada waktu luang atau ketika pekerjaan sudah selesai (ingat tips nomor 1).

3. Buat Ruang Kerja Khusus

Mendengar istilah work from home atau kerennya WFH kelihatannya memang enak. Tapi kondisi nyaman di rumah bisa membuatmu terlena. Untuk itu, kamu tetap harus membuar ruang kerja khusus. Paling tidak tempat kerja khusus.

Pilih tempat yang cukup strategis namun personal. Artinya, kamu bisa mengisi baterai laptop atau smartphone dengan mudah, namun tidak terganggu oleh anggota keluarga lain (ingat juga tips nomor 2). Siapkan juga peralatan bekerja yang kamu butuhkan. Yah, tiru saja suasana di kantor.

Kalau komputer atau di rumah terbatas, buat jadwal pemakaian dengan anggota keluarga lain (lagi-lagi tips nomor 2). Buat akun terpisah di komputer untuk memisahkan kepentingan dengan mudah. Jangan lupa pasang password biar pekerjaan tetap aman.

4. Jaga Komunikasi dengan Rekan Kerja

Tips bekerja di rumah yang satu ini sangat penting. Karena kamu bisa terus saling memantau pekerjaan atau proyek yang sedang dilakukan. Hal ini juga membantu kamu menjaga suasana kerja.

Jangan lupa bertanya perkembangan terbaru pada rekan kerja atau memberi konfirmasi dan laporan pada atasan. Jangan lupa juga delegasikan tugas dengan baik dan tanya pekerjaan pada bawahan.

Tentu, kamu bisa memanfaatkan aplikasi pesan seperti WhatsApp atau Telegram. Namun, akan lebih baik bila kamu memakai aplikasi khusus untuk berkomunikasi dengan tim, seperti Slack, Microsoft Teams, dll. Tentu supaya tidak tergoda oleh gosip di grup WA atau Telegram. Aplikasi seperti itu juga biasanya mendukung group video call sehingga kamu bisa melakukan rapat secara online.

5. Berkolaborasi Secara Online

Salah satu kekurangan WFH adalah kedekatan dengan rekan kerja. Di rumah jelas tidak seperti di kantor. Untuk itu kamu perlu berkolaborasi dengan rekan kerja secara online (ingat tips nomor 4).

Perhatikan tugasmu dan rekan kerja. Perhatikan pula siapa membuat apa. Untuk mengatur pola kerja atau delegasi semacam ini, kamu bisa memanfaatkan aplikasi manajemen proyek, seperti Trello, aplikasi To-do, dll.

Lalu, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai aplikasi pengolah dokumen yang mendukung kerja kolaborasi, seperti Google Docs, Microsoft Office, dll. Lalu manfaatkan juga berbagai layanan penyimpanan cloud untuk berbagi berkas/file.

6. Beri Penghargaan untuk Diri Sendiri

Bekerja di rumah sebenarnya lebih berat daripada bekerja di kantor. Karena memisahkan waktu antara bekerja dan bersantai lebih susah. Selain itu juga tidak ada suasana dan aturan yang kaku. Jadi disiplin yang tinggi sangat dibutuhkan. Tapi juga jangan berlebihan.

Setelah kamu berhasil melalui hari dengan kontrol diri yang tinggi, jangan lupa me time. Beri penghargaan terhadap diri sendiri. Artinya, ada waktu untuk dirimu sendiri. Kamu bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, main game favorit, nonton film, atau apa pun. Termasuk istirahat dan berolahraga yang cukup.

Nah, happy WFH

%d blogger menyukai ini: