Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Microsoft Rencanakan Xbox Mobile Game Store, Siap Tarung Lawan Apple & Google

gambar perangkat xbox cloud gaming
Gambar: Xbox
Anom Penulis

Persaingan dunia mobile gaming semakin memanas. Microsoft dikabarkan akan membuat Xbox Mobile Game Store. Artinya, perusahaan pembuat Windows itu akan bersaing dengan Apple dan Google.

Kabar ini berasal dari dokumen yang diberikan Microsoft pada Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris (CMA). CMA saat ini sedang memeriksa proses akuisisi perusahaan game Activision Blizzard oleh Microsoft.

Mengutip The Verge, di dalam dokumen itu Microsoft memberi pernyataan bahwa pembelian itu akan mendorong posisinya di dunia mobile gaming.

“Membangun komunitas gamer Activision Blizzard yang sudah ada, Microsoft berusaha mengembangkan Xbox Store ke perangkat bergerak, menarik gamer ke platfform baru Xbox Mobile.”

Melanjutkan pernyataan itu, dokumen juga menyebutkan bahwa Microsoft membutuhkan basis yang lebih kuat untuk mengalihkan konsumen dari Google Play Store dan App Store.

“Namun, mengalihkan konsumen dari Google Play Store dan App Store membutuhkan perubahan besar dalam perilaku konsumen. Microsoft berharap bahwa dengan menawarkan konten terkenal dan populer, gamer terdorong untuk mencoba sesuatu yang baru.”

Jadi memang sudah tampak kalau Microsoft berniat terjun ke dunia mobile gaming, bahkan nantinya bersaing dengan Apple dan Google.

gambar ilustrasi microsoft membeli activision blizzard
Gambar: Microsoft | Xbox

Apalagi, melalui akuisisi Activision Blizzard, Microsoft akan mengantongi berbagai waralaba game besar. Call of Duty: Mobile dan Candy Crush adalah dua game di antaranya. Tentu Microsoft bisa memanfaatkannya lebih jauh.

Walau begitu, bersaing dengan Google Play Store di Android mungkin masih akan lebih “mudah” daripada bertarung dengan Apple di iOS. Karena Apple punya peraturan ketat soal toko pihak ketiga di iOS. Terutama masalah transaksi.

Sebelum ini Apple sudah pernah bersengketa dengan Epic Games untuk masalah transaksi di dalam game. Sengketa Apple vs Epic ini berjalan cukup panjang dengan kekalahan di pihak Epic.

Epic Games kemudian mengalihkan ketersediaan Fortnite untuk iOS melalui layanan Xbox Cloud Gaming. Dengan kata lain, Epic Games beralih ke Microsoft.

Baca Juga:  Microsoft Rencanakan Rilis Perangkat Streaming Game untuk TV

Xbox Cloud Gaming sendiri merupakan layanan streaming game yang masih dalam tahap pengembangan. Melalui layanan ini, gamer bisa memainkan game AAA kesayangan mereka di perangkat bergerak melalui teknologi cloud.

Di platform cloud ini, Microsoft pun bergerak cepat. Mereka langsung bekerja sama dengan Valve untuk ketersediaannya di Steam Deck, juga dengan perangkat mobile lain seperti milik Logitech dan Razer.

gambar game fortnite di xbox cloud gaming beta
Sumber gambar: Xbox

Jika Microosft bisa menarik Fortnite untuk hadir di Xbox Mobile yang direncanakan, ini akan menjadi game besar selain Call of Duty: Mobile dan Candy Crush. Dengan begitu sekaligus menarik komunitas gamer besar lain.

Memang, tantangan terbesar Microsoft sebenarnya adalah bagaimana membawa berbagai studio menaruh game mereka di bursa Xbox Mobile nantinya.

Microsoft sudah pernah menelan pil pahit soal ini ketika mereka masih memiliki Windows Phone. Walaupun saat itu Windows Phone cukup revolusioner, namun ceritanya berakhir tragis.

Minimnya aplikasi membuat pengguna kehilangan minat. Akhirnya penggunanya semakin berkurang dan Microsoft pun menutup bisnis ponselnya itu. Termasuk jatuhnya Nokia yang sebelumnya merupakan raksasa ponsel.

Saat ini industri game mobile memang menjadi ladang pendapatan paling besar di banding platform lainnya. Berbagai waralaba game AAA pun sudah masuk ke kancah game mobile, termasuk Call of Duty, League of Legends, atau Diablo.

Sony pun, yang menjadi pesaing Microsoft untuk konsol game, juga sudah merencanakan terjun ke industri ini. Padahal Sony dan Microsoft juga punya masalah seiring akuisisi Activision Blizzard ini. Yaitu kemungkinan ditariknya game Call of Duty dari PlayStation.

Proses pemeriksaan CMA sendiri tidak menyorot rencana Microsoft soal Xbox Mobile Game Store. Namun penyebutannya di dokumen itu jelas menarik. Apalagi melihat Microsoft mempertimbangkan bersaing dengan Google Play Store dan App Store.