Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Aturan Baterai Perangkat Digital Uni Eropa Lebih Ramah Lingkungan, Produsen Elektronik Galau!

aturan baterai perangkat digital uni eropa
Sumber: Asian Scientist Magazine
Indri Penulis

Aturan baterai perangkat digital Uni Eropa terbaru akhirnya keluar. Aturan ini mengharuskan produsen bikin baterai yang ramah lingkungan.

Perangkat digital tentu identik banget sama baterai. Soalnya kalau nggak baterai, perangkat digital (terutama yang wearable) jadi nggak berfungsi.

Sayangnya selama ini industri pembuatan baterai erat kaitannya dengan masalah lingkungan. Limbah baterai yang tersisa penuh dengan bahan kimia, dan hal tersebut jelas bisa merusak ekosistem lingkungan.

Sadar akan masalah tersebut, baru-baru ini anggota parlemen UE menyetujui aturan baterai perangkat digital terbaru. Kira-kira seperti apa aturan baterai perangkat digital Uni Eropa yang baru? Mari kita lihat.

Aturan Baterai Perangkat Digital Uni Eropa Terbaru

Dilansir dari The Next Web, Anggota parlemen UE telah menyetujui aturan baterai perangkat digital baru. Tujuan utama dari aturan tersebut adalah untuk membuat baterai yang lebih ramah lingkungan, dan bisa dipakai kembali.

Peraturan tersebut bakal mencakup siklus masa pakai baterai. Mulai dari ekstraksi bahan dan produksi industri, sampai proses pembuangan limbahnya.

aturan baterai perangkat digital uni eropa
Sumber: Green Matters

Lebih lanjut, peraturan tersebut akan berlaku untuk semua jenis baterai yang dijual di Uni Eropa. Termasuk baterai portabel yang dipakai untuk perangkat elektronik, baterai industri, baterai SLI yang dipakai pada aplikasi otomotif, sampai baterai di kendaraan roda dua dan kendaraan listrik.

Aturan terbaru yang sudah disepakati ini langsung mencetak tonggak sejarah di Uni Eropa. Pasalnya baru pertama kali ini ada aturan yang secara intens mengatur proses pembuatan dan pemrosesan baterai ramah lingkungan.

Dengan adanya aturan baterai perangkat digital Uni Eropa, mungkin hal tersebut bakal menguntungkan ekosistem lingkungan. Tapi bisa jadi boomerang untuk industri elektronik konsumen dan otomotif. Kok bisa?

Yap, di bawah aturan baru, semua perusahaan yang menujual baterai di pasar Uni Eropa, wajib menerapkan ‘kebijakan uji tuntas.’ Perusahaan juga harus bisa menangani risiko sosial dan lingkungan yang terkait dengan sumber, pemrosesan dan perdagangan bahan mentah.

Selain itu perusahaan juga wajib menggunakan persentase tertentu dari bahan daur ulang. Yakni terdiri dari 16% kobalt, 85% timbal, 6% litium dan 6% nikel.

Tidak berhenti sampai di situ. Uni Eropa juga telah menetapkan target pengumpulan untuk mengamankan aliran bahan daur ulang yang stabil. Dalam hal perangkat elektronik target ditetapkan sebesar 45% pada tahun 2023, dan 73% di tahun 2030.

Terus efeknya untuk industri teknologi gimana? Peraturan baru ini mewajibkan produsen elektronik menggunakan baterai portabel yang bisa dilepas pasang.

Nah masalnya, mayoritas laptop dan smartphone sekarang pakai baterai yang nggak bisa dilepas (apalagi buatan Apple dan Samsung). Alasannya agar desain perangkat bisa jauh lebih ramping.

Bisa dipastikan aturan baterai perangkat digital Uni Eropa bakal mempersempit keuntungan produsen elektronik dan otomotif. Yah, tinggal pintar-pintarnya mereka saja dalam mensiasati aturan baru ini.

Sementara itu, aturan baterai perangkat digital Uni Eropa tinggal menunggu persetujuan akhir dari Perlemen dan Dewan. Tapi kalau sudah resmi ditetapkan, maka standar ramah lingkungan yang tinggi untuk pasar baterai global bakal diberlakukan hingga bertahun-tahun mendatang.


Kalau kamu ingin memberikan pertanyaan atau masukkan, silakan tulis di kolom komentar atau kirim  email  ke [email protected]