Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Sering Ditiru, Kini Clubhouse Balas Tiru Pesaingnya Bikin Fitur Pesan Teks

Indri Penulis

Clubhouse dirumorkan tengah menguji coba fitur pesan berbasis teks. Weh weh, jadi kalau benar, Clubhouse mau tiru pesaingnya nih?

Popularitas Clubhouse nggak perlu kita bicarakan lagi ya. Sejak era pandemi dan orang-orang banyak yang WFH, aplikasi berbasis audio room ini langsung booming dan angka unduhannya kian melonjak setiap saat.

Lewat fenomena itu, makanya nggak heran kalau beberapa aplikasi besar ingin meniru Clubhouse dan menciptakan fitur audio room. Contohnya seperti Twitter “Space,” Facebook, LinkedIn, Spotify “Greenroom,” Discord “Stage Channel,” dll.

Lelah karena terus-terusan ditiru sama orang lain, Clubhouse sepertinya mau balas dendam nih. Clubhouse digosipkan tengah mengembangkan fitur pesan berbasis teks.

Kabar ini mencuat setelah beberapa waktu lalu Clubhouse “tak sengaja” merilis fitur perpesanan bernama Backchannel, ke beberapa pengguna.

Meski sekarang keberadaan fitur itu sudah musnah, namun beruntungnya ada salah satu pengguna yang sempat mengabadikan Backhannel dan mengunggahnya ke Twitter.

Bisa kamu lihat dalam cuitan di atas, Backchannel adalah fitur yang memungkinkan pengguna Clubhouse ngobrol video teks, bukan audio seperti biasa.

Dilansir dari The Verge, fitur tersebut sama sekali tak direferensikan ke dalam catatan rilis versi aplikasi. Bahkan fitur yang kini hilang itu masih terlihat belum selesai.

Jujur sampai sekarang belum ada yang tahu tentang “sejak kapan” fitur ini bebas melenggang di alam liar. Tapi yang jelas, Clubhouse terlihat tergesa-gesa dalam menghapusnya.

Baca Juga:  Fitur Pesan Teks Clubhouse "In-Room Chat" Resmi Hadir di Aplikasi iOS

Sementara itu, salah satu juru bicara Clubhouse sempat mengatakan bahwa, “Clubhouse secara teratur mengeksplorasi dan menguji fitur potensial. Fungsi-fungsi ini terkadang menjadi bagian dari aplikasi, kadang juga tidak. Kami tidak mengomentari fitur potensial,”- dilansir dari The Verge.

Yah, kalau menurut keterangan mereka sih.. nasib fitur ini masih belum jelas (apakah jadi rilis atau tidak). Tapi kalau misalnya tidak jadi rilis, kenapa musti repot-repot dinamakan Backchannel? Ya nggak sih?