Google Kembangkan Program Sertifikasi Perangkat Game untuk Smartphone Android

gambar: IGN

Game di smartphone sudah semakin canggih. Smartphone untuk gaming pun sudah bermunculan. Kabar terbaru hadir menyebutkan kalau Google sedang mengembangkan program Sertifikasi Perangkat Game untuk smartphone Android. Huzzah!

Saat ini permainan di ponsel memang sudah tidak seperti jaman dulu. Saat ponsel baru hadir di dunia, kita sudah cukup berbahagia bermain game Snake (mungkin sambil terkantuk-kantuk). Kemudian era smartphone membawa permainan canggih yang membawa pengalaman mendekati konsol atau PC.

Bayangkan, kamu sekarang bisa bermain Call of Duty Mobile dengan kualitas gambar dan pengalaman bermain yang tidak kalah dengan perangkat game “serius”. Yah, mungkin masih kalah. Tapi beberapa tahun lalu, hal seperti ini tidak terbayangkan.

Apalagi kini juga sudah hadir berbagai smartphone yang dibuat khusus mempertimbangkan performa dalam bermain. ROG Phone dan ROG Phone 2 tentu langsung terbayang di pikiran. Selain itu masih ada Razer Phone, Black Shark, dan Red Magic.

rog phone 2
ASUS ROG Phone 2

Tapi sejauh apa sebuah smartphone bisa disebut sebagai ponsel gaming? Bagaimana dengan ponsel kelas menengah yang juga mampu memainkan game sekelas Call of Duty Mobile atau PUBG Mobile?

Kelihatannya, untuk memastikan hal itulah Google mengembangkan program Sertifikasi Perangkat Game untuk Android. Untuk memastikan standar performa dan fitur yang juga memudahkan para pengembang game.

Rekan XDA Developers berhasil mendapatkan dokumen persyaratan GMS (Google Mobile Service) untuk OEM/ODM. Dokumen ini menyebutkan persyaratan teknis agar mereka bisa menggunakan GMS.

Persyaratan Sertifikasi Perangkat Game Android
Persyaratan Sertifikasi Perangkat Game Android (gambar: XDA Developers)

Selain itu, XDA Developers juga menemukan lowongan pekerjaan di LinkedIn untuk jabatan Developer Relation Program Manager untuk “Android Game Device Certification”. Lowongan itu sudah ditutup sehingga tidak tertera tanggal publikasinya.

Namun ini artinya akan ada tim khusus yang bertugas “mengawal” program ini. Tim yang berhubungan dengan pembuat chipset dan pembuat perangkat, agar bisa mengembangkan produk yang memenuhi persyaratan tersebut.

Google sendiri belum mengumumkan program ini secara resmi. Namun, kemungkinan besar Google akan mengumumkan standar ini seperti yang sudah mereka lakukan dengan rekomendasi perangkat Android untuk perusahaan.

Menarik bukan?