Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Tindakan Haram Saat Memakai VPN Gratis

Anom Penulis

VPN memang bisa membantu untuk membuka situs atau aplikasi yang diblokir. Namun, harap diingat, bahwa layanan VPN gratis juga bisa memiliki efek buruk. Untuk menghindarinya, kamu harus tahu apa saja yang tidak boleh dilakukan saat memakai VPN gratis.

Sekali lagi, kita harus mempertimbangkan siapa penyedia layanan VPN dan dari mana sumber penghasilan mereka. Kalau mereka juga menjual layanan VPN premium dan menyediakan layanan gratis sebagai sampingan, boleh lah kita pertimbangkan. Tapi kalau tidak jelas sumber penghasilan mereka, layanan itu patut kita hindari.

Kenapa? Pepatah mengatakan bahwa ketika sebuah layanan tersedia gratis, bisa jadi si pengguna lah yang menjadi produknya. Dalam arti, data akses beserta rekam jejaknya bisa dijual ke pihak lain. Entah untuk kepentingan iklan, atau — yang lebih buruk — untuk malware dan scam.

Tentu saja hal ini bisa merugikan. Nah, kalau kamu terpaksa memakai layanan VPN gratis, pertimbangkan apa saja yang harus kamu hindari.

ilustrasi vpn
Sumber gambar: Mohamed Hassan | PxHere

1. Masuk ke Akun Email Utama

Ini adalah hal yang paling mendasar. Jangan masuk atau gunakan akun email utama. Entah itu email pribadi ataupun email kantor/bisnis. Tentunya ini berhubungan dengan alamat email itu sendiri dan password yang kamu pakai.

Email biasanya terikat dengan banyak layanan lain. Email juga terikat dengan berbagai perangkat. Bayangkan apa yang terjadi kalau pihak yang tidak bertanggung jawab memegang alamat email beserta password. Apalagi kalau itu akun kantor/bisnis.

2. Masuk ke Media Sosial Pribadi atau Bisnis

Salah satu hal yang langsung berhubungan dengan akun email adalah akun media sosial. Untuk masuk ke akun media sosial, biasanya kamu menggunakan email dan password (walau mungkin password berbeda).

Tentunya, ketika kamu melakukan hal ini, akun media sosial milikmu lah yang terancam. Resikonya, kalau data tersebut jatuh ke pendekar berwatak jahat, mereka bisa mengambil alih dan memanfaatkan media sosial itu untuk kepentingan yang tidak benar.

3. Melakukan Transaksi atau Kegiatan Finansial

Nah, hal ketiga ini — walau diletakkan terakhir — merupakan yang paling berbahaya. Ya, karena langsung berhubungan dengan sesuatu yang vital, yaitu uang (walau secara virtual).

Lagi-lagi, kalau layanan VPN gratis nakal dan menjual data milikmu, bisa-bisa kamu benar-benar rugi dalam arti sebenarnya. Berhati-hatilah dengan data rekening bank dan kartu kredit, atau juga dengan akun e-Money lain.

Bahkan walau kamu menghindari hal di atas, layanan VPN yang nakal tetap bisa merekam akses dan kegiatan dari IP Address milikmu. Jadi memang lebih banyak resikonya daripada untungnya.

Oleh karena itu, pilihlah layanan VPN dari perusahaan yang sudah punya reputasi baik. Kalau harus pakai yang gratis, lebih baik pilih yang terbatas dan punya layanan premium. Lebih baik lagi, gunakan layanan premium. Kalau kamu membayar, kamu menjadi pelanggan yang punya hak perlindungan dan hak untuk protes (minta pertanggung jawaban).

    %d blogger menyukai ini: