Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Huawei Mate 40 Jadi Smartphone Terakhir Dengan Chipset Kirin

gambar: OnLeaks & Privebaba
Anom Penulis

Lini Mate 40 mungkin akan jadi smartphone terakhir Huawei yang memakai chipset Kirin. Hal ini disebabkan karena Huawei sudah kehabisan stok chipset.

Seperti yang sudah umum diketahui, Huawei masuk dalam daftar hitam pemerintah Amerika. Saat ini boleh dibilang Huawei mendapat pukulan besar pada gelombang kedua larangan itu.

popculture.id

Gelombang pertama terjadi tahun lalu ketika Amerika melarang perusahaan Amerika melakukan transaksi dengan Huawei. Larangan ini membuat ekosistem Huawei tidak mendapat layanan Google.

Gelombang kedua terjadi bulan Mei lalu ketika pemerintah Amerika melarang vendor di seluruh dunia yang memakai teknologi dari Amerika untuk memproduksi komponen bagi Huawei.

Chipset Kirin Terakhir

Produksi chipset Kirin yang dibuat Huawei memiliki komponen yang berasal kontraktor (TSMC) yang memakai teknologi buatan Amerika. Dengan larangan itu, Huawei kini tidak bisa memproduksi chipset lagi.

Berdasar laporan Associated Press, pimpinan Huawei Richard Yu menyatakan kalau produsen chip mereka hanya bisa menerima persanan sampai tanggal 15 Mei 2020. Produksi chipset akan berhenti pada tanggal 15 September 2020. Ia juga menyebut kalau tahun ini mungkin akan menjadi tahun terakhir untuk chip high-end Kirin.

Huawei Mate 40 Pro
Huawei Mate 40 Pro (gambar: Onleaks & Pricebaba)

Kirin merupakan nama chipset yang dikembangkan melalui bendera HiSilicon milik Huawei. Chipset berbasis ARM ini merupakan salah satu pemain utama, selain Snapdragon dari Qualcomm, Exynos dari Samsung, juga Helio dan Dimensity dari MediaTek.

Chipset Kirin paling canggih yang terakhir diproduksi adalah Kirin 990 4G dan 990 5G. Chipset ini sudah dipakai di smartphone lini Huawei P40. Huawei rencananya akan mengumumkan chipset baru Kirin 1000 yang memakai arsitektur 5nm di acara IFA pada bulan September dan akan dipasang di smartphone Mate 40. Huawei disebut sudah menyiapkan 15 juta unit.

Akankah Smartphone Huawei Berakhir?

Ketika gelombang pertama memukul, Huawei mencoba mendobrak dengan ekosistem mereka sendiri. Alih-alih memakai Google Mobile Service (GMS), mereka membuat Huawei Mobile Service (HMS) dengan App Gallery sebagai bursa aplikasinya.

Tekanan dari pihak Amerika memang membuat ruang gerak Huawei terbatas. Walau begitu, Huawei sempat berhasil mengalahkan Samsung sebagai penjual smartphone terbesar di dunia. Namun tentu saja posisi itu tidak berjalan lama.

Pertanyaannya tentu saja apakah bisnis smartphone Huawei akan berakhir begitu saja. Yah, mungkin belum. Kabar menyebutkan kalau Huawei menengok pada rival mereka, MediaTek, sebagai pemasok chipset. Huawei sendiri sudah pernah memakai chipset MediaTek di beberapa ponsel mereka.

Entah berapa lama Amerika akan terus menekan produk Cina (seperti juga TikTok dan WeChat). Dengan perkembangan ini, kemungkinan besar akan terjadi perubahan besar pada lini smartphone Huawei di tahun 2021.

    %d blogger menyukai ini: