Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner
Zenbook 14 UX425 banner

Handphone Motorola 2017: Lebih Baik Dari Sebelumnya

perbandingan Moto Z2 Play vs Moto G5s Plus
Anom Penulis

Mendekati penghujung tahun, kami kira layak kalau kami melihat sedikit ke belakang. Setahun ini, kami rajin mengikuti perkembangan handphone Motorola. Oleh karena itu, bolehlah kami memberi sedikit opini soal jajaran handphone Motorola 2017.

Ya, tahun ini kami melakukan review handphone Motorola cukup banyak. Mulai dari yang paling canggih sampai yang paling simpel. Bahkan kami juga melihat ulang handphone yang rilis sebelumnya.

Jadi… Ya, gambarannya cukup lengkap. Kami bisa melihat konsep keseluruhan dari handphone Motorola 2017. Boleh dibilang, tahun ini cukup menarik untuk Motorola.

Desain Lebih Baik dan Konsisten

Tahun 2017 adalah tahun kebangkitan handphone bezel-less dan layar sudut lengkung. Tapi Lenovo mengambil langkah yang berbeda dari perusahaan lain. Handphone Motorola—walau rasio layar ke bodi lebih besar—masih dengan model klasik.

Kemudian, Motorola memiliki desain tempat kamera belakang berbentuk lingkaran, berbeda dengan sebelumnya yang segaris. Hal ini memberikan ciri khas tersendiri. Tidak berusaha seperti iPhone atau Samsung.

layar moto z2 play dan moto g5s plus

Yang saya suka adalah keputusan Lenovo untuk membuat desain yang hampir sama di semua handphone Motorola 2017. Mulai dari Moto Z2 Play (Moto Z2 Force kalau bicara global) sampai Moto E4 Plus. Bahkan materi bodi aluminium pun hadir di Moto E4 Plus yang merupakan handphone low-end. Ini membuat semua handphone terlihat keren dan bergengsi.

Dari sisi desain, secara keseluruhan tahun ini merupakan tahun positif. Desain lebih baik dan lebih konsisten. Well done.

Fitur Unik Di Tiap Handphone

Handphone flagship akan punya fitur lebih lengkap dari kelas di bawahnya. Begitu pun seterusnya sampai kelas feature phone. Tapi Lenovo punya trik menarik di sini.

Kalau kamu ikuti, tiap handphone punya fitur unik. Moto Z2 Play, sebagai flagship di Indonesia, punya Moto Mods dan berbagai fitur canggih lain. Moto G5s Plus, sebagai handphone kelas menengah, memiliki kamera ganda di bagian belakang. Moto E4 Plus, sebagai handphone low-end, punya Dolby Atmos di audio. Hanya Moto C Plus yang tetap hadir apa adanya.

kamera moto z2 play dan moto g5s plus

Apa artinya? Apa pun handphone yang kamu beli, kamu akan mendapat kelebihan (benefit). Ini merupakan langkah menarik untuk menyeimbangkan kemampuan handphone.

Masing-masing juga mendapat fitur aplikasi Moto (Moto Display dan Moto Action). Fitur ini sebagian besar sama di berbagai handphone. Jadi ada standar yang bagus. Kalaupun kamu ganti handphone, kamu tidak akan bingung dan repot berganti-ganti setelan.

Begitu pun di sisi aplikasi kamera. Motorola punya fitur standar yang ada di semua handphone. Misalnya HDR, Panorama, dan Beautification. Di handphone yang kemampuannya lebih tinggi, ada auto low light mode atau slow motion di video.

Jadi, sama seperti desain, fitur handphone Motorola 2017 kami pikir juga merupakan sesuatu yang positif. Paling tidak konsumen tidak akan kecewa saat membeli handphone Motorola.

Bagaimana Tahun Depan?

Kalau kita perhatikan, tahun 2017 ini Motorola memaksimalkan handphone di kelas menengah ke bawah. Handphone flagship-nya “hanya” memiliki Moto Mods. Belum mengikuti tren handphone flagship seperti punya Samsung, Apple, dll. Tapi kamu bisa melihat kalau untuk handphone kelas menengah ke bawah sebagian besar mendapat review bagus.

Kami berharap tahun depan akan jadi taun “tock” (dari istilah “tick tock”) untuk sisi desain. Dalam arti masih membawa kekhasan tahun ini. Ada perkembangan, tapi tidak radikal.

handphone motorola 2017

Kami juga berharap tahun depan akan ada perkembangan menarik dari sisi fitur. Paling tidak dari sisi aplikasi kamera. Misalnya kemampuan Portrait Mode dengan kamera tunggal seperti yang dimiliki handphone Google Pixel 2.

Sejauh ini, walau tanpa sertifikasi IP68 (tahan air dan debu), handphone Motorola tidak memiliki masalah. Kami pikir, belum semua orang di Indonesia membawa handphone di kondisi ekstrim. Begitu pun dengan pengenalan biometrik wajah. Saat ini, fingerprint scanner sudah cukup memadai dan nyaman dipakai.

Kalau ada aksesoris yang kami inginkan, itu adalah gamepad seperti Moto Gamepad. Dengan maraknya game MOBA, aksesoris seperti ini sangatlah menarik. Apalagi kalau tersedia untuk semua handphone, tidak hanya untuk Moto Z. Paling tidak buat dua versi deh. ????

Jadi… Ya, perkembangan handphone Motorola 2017 memang menarik menurut kami. Walau saat ini konsumen masih gemar dengan handphone Samsung atau iPhone, kami pikir Motorola punya keunikan tersendiri. Kalau kamu tidak silau dengan gengsi merk, Motorola adalah pilihan menarik.

 

 

    %d blogger menyukai ini: